- Karlinah Djaja Atmadja, istri Wakil Presiden ke-4 RI Umar Wirahadikusumah, meninggal dunia di usia 95 tahun
- Sebelum menikah, Karlinah adalah seorang intelektual yang berkarier sebagai guru SD hingga SMA
- Kisah cintanya dengan Umar Wirahadikusumah terbilang unik, karena keduanya memutuskan menikah hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan
Suara.com - Kabar duka datang dari keluarga besar Wakil Presiden ke-4 RI, Umar Wirahadikusumah. Sang istri, Karlinah Djaja Atmadja, mengembuskan napas terakhirnya di usia 95 tahun pada Senin (6/10). Jenazah almarhumah kini disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat.
Kepergian Karlinah meninggalkan jejak kenangan mendalam, bukan hanya sebagai istri seorang pejabat tinggi negara, tetapi juga sebagai sosok perempuan cerdas dengan rekam jejak yang mengagumkan.
Jauh sebelum mendampingi suaminya di Istana Wakil Presiden, Karlinah telah menorehkan kariernya sendiri.
Lahir di Bandung pada 30 Juli 1930, Karlinah dikenal sebagai pribadi yang memiliki minat besar pada dunia pendidikan.
Ia merupakan lulusan Voorbereidend Hogere Onderwijs (VHO) di Bandung, sebuah jenjang pendidikan tinggi pada masanya.
Tak hanya itu, kecintaannya pada budaya asing membuatnya tekun belajar bahasa dan budaya Prancis di Alliance Francaise.
Dengan bekal pendidikannya, Karlinah mendedikasikan dirinya sebagai seorang pengajar. Pada era 1950-an, ia aktif menjadi guru mulai dari tingkat SD hingga SMA di Bandung.
Selain mengajar, ia juga tercatat pernah bekerja di Kantor Pusat Perbendaharaan di kota yang sama. Di luar karier profesionalnya, Karlinah juga dikenal sebagai seorang aktivis yang vokal pada masanya.
Kisah pertemuannya dengan sang suami, Umar Wirahadikusumah, menjadi salah satu babak paling menarik dalam hidupnya.
Baca Juga: Malam-malam, Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Wapres Gibran
Momen penting itu terjadi pada Desember 1956. Melalui perantaraan keluarga, Karlinah yang saat itu bekerja di kantor perbendaharaan, diperkenalkan dengan seorang perwira militer.
Saat itu Umar berpangkat letkol dan menjabat Komandan Resimen 10 Siliwangi, yang berkedudukan di Garut.
Perkenalan itu rupanya menjadi awal dari sebuah romansa yang berjalan cepat. Keduanya langsung menjalin hubungan yang intens.
Tak butuh waktu lama untuk memantapkan hati, cinta mereka berlabuh di pelaminan dalam waktu yang sangat singkat.
Setelahnya mereka berhubungan intens hingga tidak sampai tiga bulan Karlina menikah pada 2 Februari 1957.
Sejak saat itu, Karlinah menjadi pendamping setia Umar Wirahadikusumah dalam setiap jenjang kariernya.
Berita Terkait
-
Malam-malam, Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Wapres Gibran
-
Kabar Duka! Nyawa Kiper Spanyol Tak Tertolong Usai Insiden Mengerikan di Lapangan
-
Tinjau Tol PalembangBetung, Wapres Gibran Targetkan Fungsional Lebaran 2026
-
Jadi Tempat Gibran Kuliah, Kampus MDIS Sebenarnya Ranking Berapa di Singapura?
-
Bung Hatta hingga Gibran, Intip Riwayat Pendidikan Wapres RI dari Masa ke Masa
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah