-
Pekerja menuntut dukungan pemerintah dalam program kendaraan listrik, khususnya soal beban sewa yang memberatkan.
-
Kesejahteraan dan perlindungan sosial, seperti BPJS pekerja, belum jelas dan masih menjadi tantangan utama.
-
Transisi energi berpotensi menciptakan juta pekerjaan baru, namun harus diiringi keadilan bagi pekerja.
"Local Media Summit suaranya mana ini. Masalah yang tadi soal ojek online sudah masuk ke saya, tapi menurut saya ini keren temanya transisi energi," ucap Rieke.
Rieke menggarisbawahi pentingnya isu ini bagi pembangunan Indonesia secara keseluruhan. Ia menjelaskan bahwa isu-isu terkait transisi energi dan dampaknya terhadap pekerja sedang dirancang oleh anggota DPR.
"Ini dirancang oleh anggota DPR, mereka tengah merancang, Indonesia ini otonomi daerah bukan federal," jelasnya.
Lanjut Rieke, catatan penting redefinisi tentang soal transisi energi itu menjadi penting. Karena ada paradigma ketenagakerjaan tentunya saat ini hanya membatasi pengusaha saja.
"Nah sekarang di kampus, kita juga sedang memikirkan bagaimana pengajar di kampus dengan pendidikan tinggi berbadan hukum. Nah ini tidak terproteksi oleh UU ASN dan maupun ketenagakerjaan kepada kelompok pekerja yang rentan, seperti pekerjaan rumah tangga. Seperti juga muncul kemitraan industri platform tidak jelas sebagai mitra, atau hubungan antara pekerja atau sebagai mitra, tentu harus ada bagi hasilnya yang jelas," tegasnya.
Ditempat yang sama, CEO and Co-founder of Progresip.id, Nura Aini menyebutkan, bahwa transisi energi tentunya belum banyak diketahui oleh masyarakat umum di Indonesia.
"Kita ingin melihat soal transisi energi ini dari lapangan tidak terdengar, seperti dari Mbak Lily, ternyata kan punya dampak besar. Tapi dampak bagi pekerja ini lihat selama pelatihan meliput isu itu, transisi ini energi ini berdampak di semua sektor," imbuhnya.
"Ada penelitian terkait ketenagakerjaan, bahwa kalau Indonesia itu bisa berkeadilan dan akan beralih ke energi bersih. Tentunya akan ada 20 juta pekerjaan baru, digarisbawahi adalah harus adil," tambahnya.
Baca Juga: Eky Priyagung Sentil Isu Energi dengan Guyonan Segar di Local Media Summit 2025
Tag
Berita Terkait
-
Eky Priyagung Sentil Isu Energi dengan Guyonan Segar di Local Media Summit 2025
-
Wuling Banderol Harga Khusus Pada Model Hybrid Sampai Mobil Listrik di Akhir Tahun
-
Galian Proyek Air Limbah Depan CIBIS Park Rampung, Macet TB Simatupang Mulai Terurai
-
Coaching Clinics LMS 2025: Kupas Tuntas Business Model Hingga Event Production
-
Rahasia 'Dapur' Konten Otomotif yang Laris Manis di Media Lokal Dibongkar Eksklusif di LMS 2025
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme
-
Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan