Lurah Kapuk, Ahmad Subhan, mengatakan seluruh warga mendukung kebijakan pemekaran tersebut. Menurutnya, keputusan itu menjadi solusi atas masalah kepadatan penduduk dan jarak pelayanan yang terlalu jauh.
“Itu kan solusi yang terbaik memang pemekaran wilayah,” ujar Subhan kepada Suara.com.
Subhan mengungkapkan, wacana pemekaran ini sudah lama muncul, bahkan sejak dirinya masih berstatus CPNS. Namun, baru kali ini terealisasi di era Pramono.
“Sebelumnya itu wacana doang masih (ketika saya) masih CPNS waktu itu, sudah ada wacana pemekaran wilayah Kapuk. Baru direalisasi di era Pak Pramono Anung sebagai Gubernur, Alhamdulillah,” ujarnya.
Menurut Subhan, dukungan warga begitu kuat. Dari hasil forum bersama 16 RW dan 221 RT, seluruhnya sepakat agar pemekaran segera dilakukan.
“Dari 16 RW yang dikumpulkan dalam forum warga, RW RT-nya semua setuju untuk melakukan pemekaran,” katanya.
Rencana tersebut juga mendapat sambutan positif dari warga. Mia (26), warga RW 03 Kapuk, mengaku mendukung langkah Pemprov DKI karena pelayanan publik di wilayahnya selama ini kerap lambat akibat terlalu padatnya penduduk.
“Saya setuju saja (Kapuk dimekarkan), kan selama ini semuanya (urusan kependudukan) numpuk di satu kelurahan,” ucapnya.
Mia berharap pembangunan kantor kelurahan baru nantinya dibarengi dengan peningkatan jumlah pegawai dan fasilitas pelayanan publik agar manfaat pemekaran benar-benar terasa.
Baca Juga: Raup Rp 288 Juta, UMKM Disabilitas Sukabumi Tembus Pasar Brunei dengan Keripik Singkong
“Pokoknya kami mendukung kalau pelayanan cepat, murah, dan nggak- ribet. Itu saja syaratnya,” pungkasnya.***
Berita Terkait
-
Raup Rp 288 Juta, UMKM Disabilitas Sukabumi Tembus Pasar Brunei dengan Keripik Singkong
-
Strategi Holding BUMN Danareksa Perluas Akses Pasar UMKM
-
Telkom Bantu Tumbuh Kembang UMKM di Kota Pekalongan, Beberapa Produknya telah Mendunia
-
Dari Melepas Penat Hingga Pemberdayaan UMKM: Inilah Kekuatan Sentra Kuliner!
-
BNI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Pemanfaatan AI
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top