Suara.com - Pertumbuhan ekonomi suatu bangsa ternyata mendapat sokongan besar dari pertumbuhan UMKM di negara tersebut. Berdasarkan data, pertumbuhan UMKM mampu memberikan kontribusi lebih dari 60 persen Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) suatu bangsa.
SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza mengatakan Telkom memiliki beberapa program menyangkut UMKM, seperti Go Digital, Go Online, dan usaha untuk membuat mereka naik kelas.
Pada beberapa waktu lalu, Ahmad Reza pernah mengungkapkan, ada beberapa program lain yang juga telah dilakukan Telkom, seperti membantu pengurusan sertifikasi halal, pengurusan surat izin berusaha (SIB), workshop desain produk (repackaging), dan memberikan program Artificial Intelligence (AI) yang diberikan kepada kelas-kelas khusus.
Telkom pun berusaha untuk berpartisipasi dengan turut aktif secara langsung di Kota Pekalongan. Ahmad Reza menilai, Kota Pekalongan cukup unik, karena keberagaman industri UMKM yang dimilikinya, seperti fashion, craft, makanan, hingga jasa, sehingga terbilang cukup komplit.
"Kami punya fasilitator yang turun ke lapangan langsung untuk mengedukasi dan meng-grooming para UMKM yang ada di Kota Pekalongan. Ada setidaknya sekitar 79 UMKM yang telah bersertifikasi halal dan banyak juga dari mereka yang telah mendapatkan pelatihan repackaging. Ini terlihat memberikan perubahan signifikan dengan adanya peningkatan omzet," ujarnya, saat ditemui di Rumah BUMN Pekalongan, Jalan Diponegoro No.41 Dukuh, Pekalongan Utara, Jumat (26/9/2025).
Untuk Kota Pekalongan, tambah Ahmad Reza, ada hal yang cukup menarik dengan kehadiran ekosistem batik, yang mengembangkan batik ekologis. Mereka memodifikasi batik dengan bahan pewarna yang lebih ramah lingkungan, yang mana sebelumnya, industri batik selalu menggunakan bahan pewarna yang tidak ramah lingkungan. Cenderung untuk menimbulkan limbah kimiawi di air.
"Untuk bisnis, ada beberapa UKM yang sudah Go Digital, yang pasarnya sudah berpengaruh tidak lagi berbicara di tingkat lokal, tapi sudah sampai tingkat Internasional. Seperti misalnya Batik Pithaloka, yang omzetnya sudah lebih dari 100 persen dengan pasar (Market) yang menjangkau Asia dan Eropa," paparnya.
Adapun dalam Hari Bhakti Postel ke-80 di 2025 yang bertema "Kolaborasi untuk Konektivitas yang Merata", beber Ahmad Reza, tergolong cukup menantang dan seiring dengan semangat yang dibangun oleh pihaknya. Telkom tidak hanya memberikan akses konektivitas belaka, namun juga berusaha mengoptimalkan akses ini menjadi bisnis.
"Di beberapa kota yang ada, kami coba turun langsung untuk mencari potensi-potensi di setiap kota tersebut," pungkas dia.
Baca Juga: Telkom Gelontorkan Rp 1,1 Miliar untuk Transformasi Digital IBI Kosgoro di Sektor Pendidikan
Zialova Batik
Sementara itu, pemilik Zialova Batik, Nur Afidatul Azimah mengungkapkan, usaha miliknya merupakan batik fashion, dengan produk seperti mukena, daster, dan pakaian atasan yang seringkali untuk seragaman.
Selama ini, ia dalam memasarkan produknya secara online dengan Indihome, yang merupakan produk Telkom Grup. Tidak hanya itu, Afida sapaan akrabnya, mengaku juga menggunakan SIM kartu Telkomsel.
Usaha Afida bermula dari penjual pakaian batik di pasar sejak 2017. Seperti pada umumnya orang Kota Pekalongan, ia pun terlahir sudah dekat dan bersentuhan dengan batik.
Seiring berjalannya waktu, untuk pengembangan usaha, Afida kemudian bergabung untuk mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Pekalongan. Hal itu karena dirinya melihat banyak pelatihan yang diberikan kepada pelaku usaha UMKM di tempat tersebut.
"Pelatihan yang diberikan mulai dasar untuk pemasaran digital hingga ke pengusaan teknologi Artificial Intelligence (AI), yang mana dalam setiap pelatihan yang diberikan, Rumah BUMN Pekalongan selalu melakukan proses upgrading. Tujuannya untuk membuat pelaku usaha UMKM agar semakin naik kelas, makanya saya senang ikut pelatihan di Rumah BUMN Pekalongan," jelas dia.
Kini Afida sudah banyak mengalami perkembangan usaha. Ia bahkan telah memiliki galeri penjualan produk sendiri.
Berita Terkait
-
Kampanye ESG Dimulai dari Lingkungan Kantor, Telkom Gelar Tenant Day
-
Didukung Ekosistem Digital Telkom, UMKM Pekalongan Tembus Pasar Global
-
Pengelolaan Sampah Desa Cijaura Bandung Didukung Telkom Lewat Greenhouse dan Tempat Sampah Organik
-
Telkom Kenalkan Dunia Siber Kepada Talenta Muda Lewat Telkom Cyberfest Vol. 2
-
Hari Sungai Sedunia, Telkom Gandeng Pandawara Gelar River Clean Up di Cioray Bandung
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan
-
BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ
-
Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam
-
Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!
-
BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan
-
Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT
-
Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
-
Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura
-
PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?