-
Amerika Serikat meluncurkan serangan udara ke Iran demi menguasai jalur strategis Selat Hormuz.
-
Serangan balasan drone Iran membakar fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di Kuwait.
-
Konflik bersenjata ini memicu lonjakan tajam harga minyak mentah global ke level tertinggi.
Suara.com - Amerika Serikat meluncurkan serangan udara intensif ke wilayah Iran demi mengendalikan kawasan strategis Selat Hormuz. Langkah agresif ini memicu balasan drone dari Teheran yang menyasar basis pertahanan udara Washington.
Ketegangan bersenjata tersebut langsung mengguncang pasar energi global secara signifikan. Harga minyak mentah dunia mencatat rekor lonjakan harian tertinggi dalam 6 tahun terakhir.
Presiden Donald Trump menegaskan komitmennya untuk melanjutkan operasi militer skala besar tersebut tanpa kompromi. Washington menilai Teheran telah melanggar kesepakatan bersama yang sebelumnya pernah ditandatangani kedua pihak.
Dalam wawancara bersama penyiar radio konservatif Hugh Hewitt, Trump menyampaikan langkah taktisnya.
“Kita akan memukul mereka dengan sangat keras malam ini, dan kita akan memukul mereka dengan keras besok.” ujarnya.
Trump juga menyoroti kegagalan kerja sama dalam memorandum kesepahaman antara Washington dan Teheran. Menurut penuturannya, Iran tidak menghormati uji coba yang menjadi bagian dari kesepakatan tersebut.
Padahal, Trump sebelumnya mengklaim kerja sama tersebut mampu menyelesaikan konflik dan mencegah kepemilikan senjata nuklir. Kini, ia menganggap nota kesepahaman itu tidak lagi memiliki arti besar bagi negaranya.
Di hadapan para jurnalis, Trump menyatakan bahwa militer Amerika Serikat pada akhirnya akan menguasai Selat Hormuz. Ia bersikeras bahwa dinamika pertempuran dengan pihak Iran saat ini bergerak sangat cepat.
Trump berdalih operasi pengeboman terbaru ini hanyalah sebuah konflik militer jangka pendek. Kendati demikian, ia menolak memberikan tenggat waktu pasti mengenai akhir dari pertempuran tersebut.
Baca Juga: Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal
Amerika Serikat juga menuntut ganti rugi finansial kepada negara-negara mitra yang dibantu dalam konflik ini. Trump menyebutkan beberapa sekutu regional seperti Israel, Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.
Sementara itu, serangkaian ledakan hebat dilaporkan mengguncang kota pelabuhan Bandar Abbas di Iran selatan. Media lokal mengabarkan dentuman juga terdengar jelas di Pulau Kish, Qeshm, dan Abu Musa.
Pihak militer Iran segera merespons agresi Amerika Serikat dengan mengirimkan gelombang serangan pesawat tanpa awak. Serangan drone tersebut diklaim berhasil mengenai markas militer Amerika Serikat yang berada di Kuwait.
Pernyataan resmi angkatan bersenjata Iran menyebutkan target destruksi meliputi sistem komunikasi hingga tangki bahan bakar. Fasilitas pertahanan udara Patriot, menara pengawas, serta depot amunisi juga dilaporkan hangus terbakar.
Pihak militer Iran menegaskan bahwa operasi udara ini merupakan balasan atas agresi berulang Amerika Serikat. Bentrokan terbuka ini langsung berimplikasi buruk terhadap stabilitas ekonomi dunia.
Minyak mentah Brent meroket 9,59 persen hingga menyentuh angka 83,30 dolar AS per barel. Nilai tersebut menjadi level penyelesaian transaksi tertinggi sejak pertengahan Juni lalu.
Imbas kondisi keamanan yang memburuk, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Uni Emirat Arab membatalkan seluruh agenda konsuler. Seluruh personel pemerintah non-darurat bahkan telah dievakuasi keluar dari negara tersebut.
Krisis diplomatik ini semakin meruncing setelah rudal milik militer Iran menghantam kapal tanker. Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab mengonfirmasi dua kapal tanker mereka diserang di Selat Hormuz.
Insiden mematikan di jalur pelayaran internasional tersebut menewaskan seorang awak kapal tangki. Jalur logistik minyak global kini berada dalam ancaman kelumpuhan total akibat perang terbuka.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar
-
Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar
-
MBG Balik Lagi! BGN Wajibkan Menu Daging Tersedia di Hari Pertama Sekolah
-
Efek Truk Crane Tabrak JPO: Tendean-Kuningan Macet Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan!
-
Trump Mau 'Jajah' Iran dan Rebut Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Sopir Asyik Main HP, Truk Towing Hantam JPO Tendean Hingga Rusak Parah!
-
Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi
-
Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?
-
45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok