-
Usai operasi ambeien, Nadiem Makarim kembali diperiksa Kejagung.
-
Dengan tangan terborgol, ia mengaku siap hadapi proses hukum.
-
Nadiem menerima kekalahan praperadilan dan minta doa dari ojol.
Suara.com - Usai dibantarkan untuk operasi ambeien, mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim kembali ke Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan tangan terborgol, Selasa (14/10/2025).
Secara terbuka, ia menyatakan kesiapannya menghadapi proses hukum sambil meminta doa dari para ojol.
Setibanya di Gedung Bundar Kejagung mengenakan rompi tahanan berwarna pink, Nadiem Makarim mengonfirmasi bahwa dirinya masih dalam masa pemulihan pasca-operasi.
“Terimakasih, sudah mulai masih pemulihan,” katanya singkat saat ditanya kondisinya, Selasa (14/10/2025).
Meskipun kondisinya belum 100 persen pulih, pendiri Gojek ini menegaskan kesiapannya untuk melanjutkan proses hukum.
Ia juga secara spesifik menyampaikan pesan kepada para pengemudi ojek online (ojol), basis massa yang pernah ia bangun.
"Saya siap menjalani proses hukum terimakasih untuk semua dukungan-dukungan dari semua pihak dan ojol, sekali lagi mohon doa," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Nadiem juga menyatakan telah menerima kekalahan dalam sidang praperadilan yang ia ajukan sebelumnya.
"Saya menerima hasilnya," ucapnya.
Baca Juga: Nadiem Makarim Kembali ke Kejaksaan Agung Usai Operasi, Mengaku Siap Jalani Proses Hukum!
Kejagung Lanjutkan Pemeriksaan
Sementara itu, Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, mengonfirmasi bahwa Nadiem kembali diperiksa dalam statusnya sebagai tersangka untuk pendalaman lebih lanjut.
"Diperiksa sebagai tersangka. Tentunya pendalaman dari pemeriksaan-pemeriksaan sebelumnya," kata Anang.
Namun, ia tidak merinci materi apa yang akan digali oleh penyidik dalam pemeriksaan kali ini.
"Itu penyidik yang punya," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak praperadilan yang diajukan Nadiem Makarim, ihwal dugaan korupsi pengadaan chromebook.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
-
Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?
-
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran
-
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya