- Tersangka kasus korupsi Chromebook, Nadiem Makarim, menyatakan siap menjalani proses hukum setelah muncul perdana di Kejaksaan Agung pasca-operasi
- Nadiem mengaku masih dalam masa pemulihan dan meminta doa serta dukungan dari para guru dan pengemudi ojek online
- Kejaksaan Agung telah menetapkan Nadiem dan empat orang lainnya, termasuk staf khusus dan direktur di Kemendikbudristek, sebagai tersangka dalam kasus pengadaan laptop
Suara.com - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, untuk pertama kalinya tampil di hadapan publik setelah menjalani operasi. Dengan status tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, Nadiem menyambangi Gedung Kejaksaan Agung dengan kondisi yang masih dalam tahap pemulihan.
Meski belum sepenuhnya pulih, pendiri Gojek ini menegaskan kesiapannya untuk menghadapi proses hukum yang menjeratnya. Ia juga secara khusus meminta dukungan moril dari kalangan yang pernah dekat dengannya.
“Mohon doanya kepada semua. Saya siap menjalani proses hukum. Terima kasih untuk semua dukungan-dukungan dari pihak guru dan ojol (ojek online), dan sekali lagi mohon doa,” katanya di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (14/10/2025).
Nadiem, yang menjalani operasi di sebuah rumah sakit pemerintah sekitar dua pekan lalu, kini telah kembali ke rumah tahanan (rutan) sejak 8 Oktober 2025. Saat ditanya mengenai kondisinya, ia mengaku masih dalam proses penyembuhan.
“Sudah mulai masa pemulihan,” ucap Nadiem sebagaimana dilansir Antara.
Ia juga menambahkan bahwa keputusan untuk operasi kedua masih menunggu arahan dari tim dokter.
Informasi mengenai penyakit yang diderita Nadiem sempat simpang siur. Sebelumnya, sang mertua, Sania Makki, menyebut menantunya menjalani operasi fistula perianal. Namun, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengisyaratkan bahwa Nadiem dioperasi karena sakit ambeien, meski tidak merincinya lebih lanjut.
Nadiem Makarim terseret dalam pusaran korupsi program digitalisasi pendidikan Kemendikbudristek periode 2019–2022. Kejaksaan Agung telah menetapkannya sebagai tersangka bersama empat orang lainnya.
Keempat tersangka lain adalah JT (Jurist Tan), Staf Khusus Mendikbudristek; BAM (Ibrahim Arief), mantan konsultan teknologi di kementerian; SW (Sri Wahyuningsih), Direktur SD sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA); dan MUL (Mulyatsyah), Direktur SMP yang juga menjabat sebagai KPA pada periode 2020-2021.
Baca Juga: 'Auditnya Menyusul Belakangan,' Serangan Balik Kubu Nadiem Usai Kalah di Praperadilan
Berita Terkait
-
Keok, Nadiem Makarim Pasrah Gugatan Praperadilan Ditolak Hakim: Saya Terima Hasilnya!
-
'Auditnya Menyusul Belakangan,' Serangan Balik Kubu Nadiem Usai Kalah di Praperadilan
-
Kalah Praperadilan, Kubu Nadiem 'Sentil' Hakim Cuma Hitung Alat Bukti Tidak Uji Substansi
-
Hati Ibunda Nadiem Makarim Hancur, Seret Nama Tom Lembong dan Hasto: Anak Kami Bersih!
-
Praperadilan Ditolak, Orang Tua Nadiem Kecewa Berat: Anak Kami Bersih, Ini Mematahkan Hati
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko