Bagi mahasiswa yang orang tuanya berpenghasilan tinggi, mereka tetap berpeluang mendapat subsidi parsial jika kuota tersisa. "Contohnya, jika UKT Rp10 juta, yang kita berikan hanya Rp2 juta. Tidak semua kita cover Rp10 juta,” tambahnya.
Program ini juga tidak hanya menyasar mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN), tetapi juga perguruan tinggi swasta (PTS) yang telah bekerja sama dengan pemkot. "PTS juga kita ambil, PTN juga kita ambil. Semoga semakin banyak yang bisa masuk kuliah, sehingga dia bisa merubah nasib keluarganya menjadi lebih baik," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Eringgo Perkasa, menjelaskan beasiswa ini kini diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 45 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pemberian Beasiswa. "Regulasi ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan kontribusi lulusan penerima beasiswa,” kata Eringgo.
Perwali tersebut menetapkan durasi beasiswa maksimal 8 semester untuk jenjang S1 dan D4, serta 6 semester untuk D3. “Beasiswa akan dicabut secara tegas jika penerima melanggar klausul, seperti menikah atau menerima beasiswa dari instansi lain,” ungkapnya.
Eringgo menyampaikan, program ini tidak hanya membiayai kuliah, tetapi juga memberikan dukungan menyeluruh untuk menunjang kebutuhan mahasiswa. "Beasiswa ini disalurkan kepada anak-anak pintar dari keluarga miskin atau pra-miskin dan berprestasi, sehingga IPK minimal harus 3,00. Jika tidak tercapai, kami akan libatkan kampus untuk evaluasi,” tegas Eringgo.
Saat ini, program Beasiswa Pemuda Tangguh telah menjalin kerja sama dengan 15 perguruan tinggi, sembilan di antaranya berada di Surabaya dan enam di luar kota. Proses pendaftaran pun dapat diakses secara daring melalui laman besmart.surabaya.go.id.
Eringgo menyebut, perluasan kerja sama dengan kampus luar Surabaya merupakan intervensi langsung dari Wali Kota Eri Cahyadi untuk membantu mahasiswa yang terdampak musibah, seperti kehilangan orang tua atau PHK. “Kami ingin memastikan tidak ada anak Surabaya yang gagal kuliah karena alasan biaya,” tuturnya.
Sepanjang tahun 2025, tercatat 5.908 mahasiswa menerima Beasiswa Pemuda Tangguh. Angka ini menjadikan Surabaya satu-satunya daerah yang menyalurkan beasiswa dua kali dalam setahun. "Ini merupakan kebanggaan. Hanya Surabaya yang bisa melakukan itu dan membiayai mereka hingga lulus," ungkap Eringgo.
Ke depan, Pemkot Surabaya akan memperluas cakupan program. Tahun 2026, kuota beasiswa ditargetkan meningkat menjadi 24.000 mahasiswa. Perluasan ini akan melibatkan lebih banyak PTS agar semakin banyak warga Surabaya memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi. "Jadi, pada tahun 2026, Pemkot Surabaya akan menyediakan kuota beasiswa untuk 24.000 mahasiswa, baik untuk PTN maupun PTS,” pungkas Eringgo. (ADV) ***
Baca Juga: PNM Tantang Anak Muda Ciptakan Ide Kreatif untuk Majukan UMKM
Berita Terkait
-
Strategi Sinar Mas Bawa UMKM Naik Kelas
-
BCA Syariah Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Semangat Keberagaman di Bali Mester
-
PNM Tantang Anak Muda Ciptakan Ide Kreatif untuk Majukan UMKM
-
Telkom Bantu Tumbuh Kembang UMKM di Kota Pekalongan, Beberapa Produknya telah Mendunia
-
Bukan Sekadar Bazaar, PNM Hadirkan Ruang Tumbuh dan Silaturahmi UMKM di PFL 2025
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat