- PKS mengusulkan pendekatan keamanan manusia yang dianggapnya melampaui persoalan pertahanan fisik militer semata.
- Sohibul berharap dengan pendekatan yang holistik ini, kejadian-kejadian negatif seperti insiden pada bulan Agustus lalu dapat dicegah.
- Mereka menyoroti peningkatan performa militer Indonesia yang, berdasarkan laporan Defense Balance, telah masuk dalam 15 besar dunia.
Suara.com - Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, menekankan pentingnya adopsi pendekatan keamanan manusia (human security approach) yang lebih komprehensif dalam strategi pertahanan nasional.
Masukan ini disampaikan Sohibul Iman kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Sohibul Iman mengungkapkan pandangannya bahwa pendekatan pertahanan harus senantiasa berkembang mengikuti perubahan zaman.
"Persoalan pertahanan ini pendekatan-pendekatan setiap saat selalu berubah," ujar Sohibul usai pertemuan.
Ia mengusulkan pendekatan keamanan manusia yang dianggapnya melampaui persoalan pertahanan fisik militer semata.
Pendekatan ini, lanjut Sohibul Iman, mencakup berbagai aspek keamanan fundamental seperti keamanan ekonomi (economic security), keamanan pangan (food security), keamanan kesehatan (health security), keamanan lingkungan (environment security), keamanan personal (personal security), keamanan komunitas (community security), dan keamanan politik (political security).
"Saya menyampaikan kepada beliau kalau pendekatan kita komprehensif seperti itu Insyaallah pertama rakyat merasa kebutuhan-kebutuhan dasarnya akan terpenuhi di sisi lain juga mereka terhindar dari rasa takut karena kita punya militer yang juga kuat," jelasnya.
Ia berharap dengan pendekatan yang holistik ini, kejadian-kejadian negatif seperti insiden pada bulan Agustus lalu dapat dicegah.
Sohibul percaya bahwa Menhan Sjafrie sangat memahami pendekatan tersebut, menganggap masukan ini sebagai konfirmasi antar sahabat.
Baca Juga: Surya Paloh dan Sjafrie Gelar Pertemuan Tertutup di Kantor Menhan, Ada Sinyal Politik Apa?
Selain memberikan masukan, PKS juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kementerian Pertahanan.
Sohibul Iman menyoroti peningkatan performa militer Indonesia yang, berdasarkan laporan Defense Balance, telah masuk dalam 15 besar dunia.
"Saya berharap beliau bisa meningkatkan kembali selama kepemimpinan beliau sebagai Menhankam dan juga Pak Prabowo sebagai Presiden," katanya.
PKS juga memberikan apresiasi khusus atas kiprah Kementerian Pertahanan di dunia Islam, khususnya terkait Palestina. Sohibul Iman menyebutkan program beasiswa penuh bagi sekitar 100 mahasiswa Palestina di Universitas Pertahanan (Unhan).
"Tentu kami sangat mengapresiasi hal tersebut dan mudah-mudahan ditingkatkan," tambahnya.
Terakhir, ia mengapresiasi pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menegaskan kesiapan Indonesia untuk merealisasikan kesepakatan damai di Gaza.
Berita Terkait
-
Temui Menhan Sjafrie, Elite PKS Sebut Jadi Kunjungan Istimewa: Kami Dapat Penjelasan Soal...
-
Usai Surya Paloh, Giliran Elite PKS Sambangi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Kemenhan
-
Menhan Sebut Pesawat Tempur J-10 Chengdu Asal China Segera Terbang di Jakarta, TNI Bilang Begini
-
Surya Paloh dan Sjafrie Gelar Pertemuan Tertutup di Kantor Menhan, Ada Sinyal Politik Apa?
-
Surya Paloh Ngaku Dapat 'Vitamin' Usai Temui Menhan Sjafrie di Kemenhan, Apa Maksudnya?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Heboh Jalan Anjlok di Sudirman, Bina Marga: Bekas Proyek Pipa Limbah
-
Miskinkan Bandar Ko Erwin, Bareskrim Bidik Pasal TPPU dan Sita Aset Rumah hingga Ruko!
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Seskab Teddy Beberkan Hasil Pertemuan Empat Mata Prabowo-Kapolri, Ini Isinya
-
Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?
-
Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?
-
Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya
-
Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Hilirisasi di 13 Lokasi
-
Purbaya Buka Suara Soal Pajaki Selat Malaka: Tak Ada Rencana Kutip Tarif
-
Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla