- Seorang istri di Kebon Jeruk, HZ, memotong alat kelamin suaminya, H, menggunakan pisau cutter saat korban tertidur
- Setelah kejadian, korban yang terluka parah sempat berkendara sendiri ke fasilitas kesehatan sambil membonceng istrinya yang juga pelaku
- HZ telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat
Suara.com - Api cemburu buta berujung tragedi mengerikan di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Seorang istri berinisial HZ nekat melakukan penganiayaan berat dengan memotong alat kelamin suaminya, H, menggunakan pisau cutter saat korban tengah tertidur pulas. Aksi sadis ini dipicu oleh isi percakapan (chat) di ponsel korban yang membangkitkan amarah pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Ganda Sibarani, mengungkapkan bahwa insiden tragis ini terjadi pada Minggu (20/7), namun baru terungkap tiga hari kemudian saat korban sudah dalam perawatan intensif di rumah sakit.
"Kami dapat laporan tiga hari kemudian saat korban dirawat di RSCM (Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo). Kami melakukan penelusuran ke rumah sakit. Benar, korban sudah di rumah sakit dan kami temukan bahwa alat kelamin korban terputus," kata AKP Ganda Sibarani usai rekonstruksi kasus di Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Setelah menerima laporan, polisi segera bergerak melakukan penyelidikan. Dari pemeriksaan sejumlah saksi, kecurigaan mengerucut pada HZ, yang tidak lain adalah istri korban sendiri.
"Kami periksa saksi-saksi semua. Kami berproses, kami naikkan ke tingkat penyidikan. Kemudian kami menetapkan tersangka bahwa si istri yang melakukan perbuatan tersebut," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Berdasarkan hasil penyelidikan, HZ melakukan aksinya secara terencana saat suaminya tidak berdaya dalam tidurnya. Senjata yang digunakan pun adalah pisau cutter yang tajam.
"Pelaku melakukan aksinya saat korban tertidur. Jadi, dia pakai pisau 'cutter'," kata Ganda.
Hal yang paling mengejutkan adalah apa yang terjadi setelah insiden berdarah tersebut. Meski dalam kondisi luka parah dan kesakitan luar biasa, korban H masih sempat membawa dirinya sendiri ke fasilitas kesehatan terdekat dengan sepeda motor, sambil membonceng istrinya yang baru saja menganiayanya.
"Jadi, setelah penganiayaan berat itu, korban langsung berkendara ke fasilitas kesehatan terdekat dengan membonceng tersangka. Setelah itu baru dirujuk RSCM," ungkap Ganda.
Baca Juga: Bunuh Bos Agen Elpiji di Kebon Jeruk Gegara Utang, Adegan Sadis Pemilik Kontrakan Terkuak!
Perjuangan H untuk bertahan hidup harus berakhir setelah 23 hari menjalani perawatan medis. Ia menghembuskan napas terakhirnya di RSCM.
"Sayangnya korban meninggal dunia di RSCM 23 hari setelah kejadian, tepatnya pada 12 Agustus 2025," katanya.
Atas perbuatannya, pelaku HZ kini harus mempertanggungjawabkan aksinya di hadapan hukum. Ia disangkakan dengan Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman pidana penjara maksimal sembilan tahun. Polisi juga telah menggelar rekonstruksi yang memperagakan 18 adegan untuk melengkapi berkas penyelidikan.
Berita Terkait
-
Bunuh Bos Agen Elpiji di Kebon Jeruk Gegara Utang, Adegan Sadis Pemilik Kontrakan Terkuak!
-
Prajurit TNI Gagalkan Aksi Begal dan Tabrak Lari di Tol Kebon Jeruk, 3 Motor Curian Diamankan
-
Membusuk Tanpa Busana, Mayat Anak di Indekos Penjaringan Ternyata Tewas Dianiaya: Siapa Pembunuhnya?
-
Perkara Diklakson, Anggota Ormas Gebuki Warga di Kramat Jati: Dijenggut, Diseret hingga Bonyok!
-
Zaskia Adya Mecca Bawa Kabar Terkini dari Kondisi Kala dan Faisal Usai Insiden Pemukulan TNI
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora
-
Prabowo Dikritik Tak Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Pengamat: Blunder Besar Kebijakan Luar Negeri
-
Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi