-
Gugatan praperadilan Direktur Lokataru, Delpedro, ditolak hakim.
-
Ibunda Delpedro menangis histeris usai mendengar putusan.
-
Status tersangka Delpedro dalam kasus penghasutan kini sah.
Suara.com - Suasana haru menyelimuti ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Tangis histeris Magda Antista, ibunda Direktur Lokataru Delpedro Marhaen, pecah seketika setelah hakim tunggal menolak seluruh gugatan praperadilan yang diajukan anaknya.
Pantauan di lokasi, Magda terus menangis tersedu-sedu bahkan setelah majelis hakim meninggalkan ruang sidang, menunjukkan betapa beratnya putusan tersebut bagi keluarga.
Putusan ini secara otomatis mengesahkan status tersangka yang disematkan Polda Metro Jaya kepada Delpedro dalam kasus dugaan penghasutan pada kericuhan aksi unjuk rasa Agustus 2025 lalu.
"Mengadili, satu, menolak permohonan praperadilan pemohon untuk seluruhnya," kata hakim tunggal Sulistiyanto saat membacakan amar putusan, Senin (27/10/2025).
Dalam pertimbangannya, hakim Sulistiyanto menilai bahwa seluruh rangkaian proses yang dilakukan oleh penyidik kepolisian, mulai dari penyelidikan hingga penetapan tersangka, telah sesuai dengan prosedur dan sah menurut hukum yang berlaku.
Dengan ditolaknya gugatan ini, hakim juga memerintahkan agar proses penyidikan kasus dugaan penghasutan yang menjerat Delpedro terus dilanjutkan hingga tuntas.
Delpedro Marhaen sebelumnya menggugat status tersangkanya dengan dalih bahwa penangkapannya dilakukan secara sewenang-wenang dan tanpa melalui prosedur pemeriksaan sebagai calon tersangka.
Namun, argumen tersebut kini telah dipatahkan oleh putusan hakim.
Baca Juga: Sidang Praperadilan Delpedro Marhaen: Hakim Tunda Putusan Hingga Pukul 2 Siang
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan empat orang tersangka sebagai dalang penghasutan dan kericuhan aksi unjuk rasa Agustus 2025.
Keempat tersangka yakni Direktur Eksekutif Lokataru Delpedro Marhaen, kemudian aktivis Khariq Anwar, Muzaffar Salim, dan Syahdan Husein.
Tak terima dengan ditetapkannya sebagai tersangka, Delpedro cs melakukan perlawanan dengan mengajukan gugatan praperadilan di PN Jakarta Selatan.
Pada petitumnya, Delpedro Cs meminta hakim yang mengadili mengabulkan permohonan gugatan praperadilannya dan membebaskan dirinya dari tahanan Polda Metro Jaya.
Delpedro dipersangkakan pasal berlapis mulai dari Pasal 160 KUHP, Pasal 45A Ayat 3 Juncto Pasal 28 Ayat 3 UU No.1/2024 tentang ITE, hingga Pasal 76H Jo Pasal 15 Jo Pasal 87 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji
-
Evaluasi Pengentasan & Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Menteri Rini: Akselerasi Dukungan PANRB
-
Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual
-
Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan di Sorong
-
Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI
-
Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin
-
Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional
-
Omzet Rp3,5 M, Setoran Parkir Blok M Square ke Kas Jakarta Cuma Rp711 Juta, Ada Apa?
-
Resmi Dilantik Jadi KSP, Dudung Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden