- Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta PPATK mengawasi aliran dana di rekening penerima bansos agar tidak digunakan untuk aktivitas ilegal seperti judi online.
Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) turut mengawasi aliran dana di rekening penerima bantuan sosial (bansos).
Langkah itu dilakukan untuk memastikan dana bansos digunakan sesuai peruntukannya dan tidak disalahgunakan untuk aktivitas ilegal seperti judi online (judol).
"Kemarin saya sudah berkoordinasi dengan Mas Ivan, (kepala) PPATK, untuk juga minta pemantauan kepada penerima Bansos, agar kita bisa ikut mengawasi, ikut membina," kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Ia menegaskan, pemerintah tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga ingin memastikan uang negara yang digelontorkan benar-benar membantu warga miskin memenuhi kebutuhan pokok, bukan justru terbuang untuk perilaku konsumtif atau perjudian daring.
"Kami harapkan bantuan yang diterima ini dimanfaatkan dengan baik, tidak untuk main judol atau untuk keperluan-keperluan lain yang tidak sesuai peruntukannya," pesannya.
Sebelumnya, Kemensos dan PPATK menemukan adanya sekitar 600 ribu rekening penerima bansos yang terlibat transaksi judol. Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh nomor rekening itu langsung dicoret dari daftar penerima bansos pemerintah.
Kendati begitu, bila masyarakat yang dicabut bansosnya itu memang kelompok tidak mampu, maka bisa dilakukan verifikasi ulang oleh pendamping sosial di lapangan.
"Kalau yang main judol kan sudah kita coret dulu ya. Tetapi kita beri kesempatan ya bagi mereka yang memang benar-benar butuh Bansos lewat aplikasi atau lewat jalur-jalur formal. Jadi kita beri kesempatan sekali lagi sambil kita kerjasama dengan PPATK untuk mengawasi," ucapnya.
Baca Juga: Heboh Judol Jangkiti Anak SD, Cak Imin Ungkap Tindakan Pemerintah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK