-
KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Riau pada Senin (3/11/2025), salah satunya mengamankan Gubernur Riau.
-
Ada sekitar 10 orang, termasuk penyelenggara negara, yang ditangkap dalam operasi senyap tersebut.
-
KPK menyita barang bukti berupa uang tunai, namun kasus dan nominalnya belum diungkapkan secara resmi.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melancarkan operasi senyap di daerah, kali ini menyasar Provinsi Riau.
Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada Senin (3/11/2025) ini mengamankan sejumlah pihak, termasuk Gubernur Riau yang sedang menjabat, Abdul Wahid.
KPK sudah membenarkan kabar penangkapan ini. Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa hingga saat ini tim KPK masih berada di lapangan untuk mengamankan dan mengumpulkan barang bukti.
5 Fakta Kunci OTT Gubernur Riau
Penangkapan Gubernur Abdul Wahid, yang lahir pada 21 November 1980 dan memiliki latar belakang pendidikan pesantren serta UIN Suska Riau, menandai perkembangan signifikan dalam upaya pemberantasan korupsi di tingkat provinsi.
Berikut adalah lima fakta utama yang terungkap mengenai OTT KPK di Riau:
1. Waktu dan Lokasi Operasi
OTT dilakukan oleh KPK di wilayah Provinsi Riau pada Senin, 3 November 2025.
2. Pejabat Utama yang Ditangkap
Baca Juga: KPK OTT Gubernur Riau Abdul Wahid, Jadi Operasi Tangkap Tangan Keenam di 2025
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto secara eksplisit membenarkan bahwa salah satu pihak yang diamankan dalam operasi senyap ini adalah Gubernur Riau, Abdul Wahid.
3. Total Pihak yang Diamankan
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa total ada sekitar 10 orang yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan ini, yang sebagian besar merupakan penyelenggara negara.
4. Penyitaan Barang Bukti Uang
Selain mengamankan para pihak, KPK juga berhasil menyita barang bukti berupa sejumlah uang tunai. Namun, hingga pernyataan resmi terakhir, KPK belum mengungkap nominal pasti uang yang diamankan dalam OTT tersebut.
5. Kasus Belum Diungkap
Sampai berita ini diturunkan, KPK belum secara resmi mengungkap kasus atau dugaan tindak pidana korupsi spesifik yang menyeret Gubernur Riau Abdul Wahid.
KPK menyatakan tim masih berada di lapangan dan akan terus memberikan pembaruan (update) mengenai perkembangan kasus.
Penangkapan ini menegaskan kembali komitmen KPK untuk menindak tegas pejabat publik yang diduga terlibat dalam praktik rasuah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura