- Ledakan terjadi saat salat Jumat, di masjid yang berada di dalam sekolah.
- Ada dua kali ledakan yang terdengar oleh Maman.
- Usai ledakan, para jemaah yang berada di dalam masjid berlarian menyelamatkan diri.
Suara.com - Ledakan di SMA 72 Jakarta Utara menghebohkan banyak pihak. Diketahui, sekolah tersebut berada di Kompleks TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pasalnya ledakan terjadi saat salat Jumat, di masjid yang berada di dalam sekolah.
Salah seorang penjaga kantin, Maman mengatakan saat ledakan terjadi dirinya berada di shaft keempat dari depan, atau sekitar 2,5 meter dari lokasi ledakan.
Saat itu terdengar ledakan yang sangat keras. Ada dua kali ledakan yang terdengar oleh Maman.
“Persis bom, persis bom Itu yang di masjid, yang keduanya di belakang sekolah, pojok. Dua (ledakan) kalau nggak salah, dua,” ujarnya.
Maman mengatakan, usai ledakan, para jemaah yang berada di dalam masjid berlarian menyelamatkan diri.
Ia pun sempat terkena tabrak oleh para siswa yang berupaya menyelamatkan diri akibat ledakan. Mereka khawatir jika terjadi ledakan susulan.
“Bapak langsung lari, namanya udah tua, langsung ditubrubuk anak-anak, anak-anak pada panik, sempat kebanting,” katanya.
Setelahnya Maman bisa menyelamatkan diri keluar dari halaman SMA 72, namun kendaraan miliknya masih berada di dalam.
Baca Juga: Ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Polda Metro Jaya Ungkap 54 Korban Luka
“Motor juga masih di dalam. Makanan juga, belum diberesin,” ucapnya.
Terpisah, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengatakan sejauh ini ada 54 korban ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025) siang.
"Data yang awal yang baru kita terima tadi ya, jumlahlan kurang lebih sekitar 54 (korban)," ujar Asep Edi kepada wartawan.
Asep menjelaskan 54 orang korban tersebut ada yang mengalami luka ringan, luka sedang, dan mungkin tadi ada yang sudah pulang.
Berita Terkait
-
Ledakan di SMA 72 Jakarta, Menkopolkam Pastikan Investigasi Mendalam, Motif Masih Misteri
-
54 Orang Jadi Korban Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Kapolda: Semoga Tak Ada Korban Jiwa
-
Wamenkopolkam Ungkap Fakta Baru Temuan Senpi di Ledakan Masjid SMA 72: Senjata Mainan!
-
Ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Polda Metro Jaya Ungkap 54 Korban Luka
-
Bertuliskan Welcome To Hell, Polisi Usut 2 Senpi Kasus Ledakan SMAN 72 Jakut, Apa Motifnya?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'