- Raja Abdullah mengutuk ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara yang terjadi pekan lalu.
- Mengenai ledakan di sekolah menengah di Kelapa Gading, Abdullah II menilai sebagai serangan yang mengerikan.
- Abdullah II menyampaikan terima kasih atas penyambutan hangat dari Prabowo, baik kepada ia maupun delegasi asal negaranya.
Suara.com - Raja Kerajaan Yordania, Raja Abdullah II ibn Al Hussein menyampaikan rasa belasungkawa atas sejumlah bencana banjir yang terjadi di wilayah Indonesia.
Ia sekaligus mengutuk ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara yang terjadi pekan lalu.
Pernyataan itu disampaikan Abdullah II di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, sore ini.
"Izinkan saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada para korban yang terdampak banjir baru-baru ini," kata Abdullah II, Jumat (14/11/2025).
Sementara itu, mengenai ledakan di sekolah menengah di Kelapa Gading, Abdullah II menilai sebagai serangan yang mengerikan.
Ia menegaskan bahwa Yordania selalu berada bersama Indonesia.
"Dan sekali lagi, kami sebagai negara mengutuk keras serangan mengerikan yang menargetkan sekolah menengah Anda. Kami mengutuk ini dan seperti yang Anda ketahui, Yordania akan selalu mendukung Anda dalam segala hal," kata Abdullah II.
Kenang Hubungan Persahabatan
Abdullah II menyampaikan terima kasih atas penyambutan hangat dari Prabowo, baik kepada ia maupun delegasi asal negaranya. Ia turut mengingat hubungan dekat dengan Prabowo yang sudah terjalin hampir tiga dekade.
Baca Juga: Sosok Raja Yordania Abdullah II: Keturunan Nabi, Pilot Andal, dan Sahabat Karib Presiden Prabowo
"Bapak Presiden, bagi saya, ini merupakan kehormatan istimewa untuk kembali ke Indonesia, dan kebetulan Anda menyebutkan hubungan yang Anda jalin lebih dari 27, 28 tahun yang lalu dengan mendiang Raja Hussein. Kami menjadi sahabat bertahun-tahun yang lalu," kata Abdullah II.
"Kami menjadi saudara, dan, saya selalu bercerita kepada ayah saya tentang persahabatan yang sangat istimewa ini," lanjutnya.
Sementara itu, Prabowo menyampaikan hal senada.
Ia mengaku senang atas perjumpaan kembali dengan sahabatnya tersebut.
Sebelumnya pertemuan terakhir Prabowo dan Abdullah II terjadi saat Prabowo berkunjung ke Amman, Yordania, pertengahan April 2025.
Prabowo mengatakan hubungan Indonesia dan Yordania memiliki hubungan diplomatik yang sudah terjalin selama 74 tahun, dimulai sejak Oktober 1951.
Berita Terkait
-
Momen Prabowo Sambut Langsung kunjungan Raja Abdullah II di Istana
-
Dua Sahabat Satu Mobil Menuju Istana, Hormat Prabowo Bikin Senyum Raja Abdullah II
-
Sandiaga Uno Kini Ingin Fokus Bisnis: Peluang Saya Ada di Dunia Usaha!
-
Sosok Raja Yordania Abdullah II: Keturunan Nabi, Pilot Andal, dan Sahabat Karib Presiden Prabowo
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel
-
KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara
-
Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini
-
KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban
-
Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang
-
BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal
-
China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran
-
Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai
-
Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi