- Seorang pegawai bandara menipu calon pilot dengan modus lowongan kerja.
- Total kerugian para korban penipuan mencapai Rp 1,3 miliar.
- Pelaku kini telah ditangkap dan dijerat pasal penipuan.
"ENA menghubungi RTI untuk mempertanyakan soal lowongan kerja itu," kata Astono.
Pertemuan pun diatur. Di Elliot Cafe, Soewarna, sebuah lokasi di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, RTI dengan meyakinkan menjelaskan mekanisme perekrutan.
Ia memberikan janji pasti lulus kepada ENA, namun dengan satu syarat: menyetorkan uang pelicin sebesar Rp 550 juta.
Terbuai oleh jaminan kelulusan dan penampilan meyakinkan pelaku, korban ENA setuju.
Pembayaran dilakukan secara bertahap melalui transfer ke rekening pribadi RTI sebanyak delapan kali dalam rentang waktu satu bulan.
"Pembayaran itu dilakukan sejak 17 September sampai 20 Oktober 2024."
Setelah seluruh uang dilunasi, RTI mulai memainkan taktik mengulur waktu.
Ia meminta waktu tiga bulan untuk menyelesaikan seluruh proses perekrutan, bahkan berjanji akan mengembalikan uang secara utuh jika prosesnya gagal.
Namun, janji tinggal janji. Hingga batas waktu yang ditentukan, tidak ada kabar baik yang diterima korban.
Baca Juga: Apes! Niat Cari Kerja di Cikarang, Uang Ludes dan KTP Malah Dipakai Pelaku Buat Utang Pinjol
Pelaku justru semakin sulit dihubungi. Sadar telah tertipu, ENA bersama korban lain berinisial JN melaporkan kejadian ini ke Polres Bandara Soekarno-Hatta.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis. Pelaku dikenakan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang penipuan serta penggelapan.
Bila terbukti bersalah, RTI terancam empat tahun penjara.
Menanggapi kasus ini, Kapolres Bandara Soekarno Hatta Kombes Ronald Sipayung secara khusus mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan yang menjanjikan kelulusan instan, terutama jika disertai permintaan sejumlah uang di muka.
Tag
Berita Terkait
-
Apes! Niat Cari Kerja di Cikarang, Uang Ludes dan KTP Malah Dipakai Pelaku Buat Utang Pinjol
-
Marak Penipuan Lowongan Kerja Lewat Whatsapp, Begini Ciri-Cirinya
-
Waspada! Satgas PASTI Blokir BBH Indonesia, Penipuan Berkedok Lowongan Kerja Paruh Waktu
-
Jangan Terkecoh, Ini Ciri-ciri Penipuan Lowongan Kerja Luar Negeri
-
7 Cara Cerdas Menghindari Penipuan saat Mencari Lowongan Kerja
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap