-
KPK periksa sejumlah pendamping PKH dari Jawa Tengah terkait kasus korupsi bansos.
-
Pemeriksaan mendalami proses distribusi bansos beras tahun 2020 oleh rekanan Kemensos.
-
Staf Ahli Mensos dan beberapa petinggi perusahaan swasta telah dicekal ke luar negeri.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa sejumlah pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari Jawa Tengah pada Jumat (14/11/2025). Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi dalam distribusi bantuan sosial atau bansos beras di Kementerian Sosial pada tahun 2020.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami keterangan para saksi mengenai proses distribusi bansos beras di wilayah mereka masing-masing.
“Penyidik mendalami apakah proses yang dijalankan sesuai dengan kontrak antara pihak DNR (PT Dosni Roha) dengan Kemensos, termasuk kendala-kendala yang terjadi di lapangan,” kata Budi kepada wartawan, Senin (17/11/2025).
Pemeriksaan yang berlangsung di Polrestabes Semarang itu melibatkan para pendamping PKH dari Kabupaten Jepara, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan Staf Ahli Menteri Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Kementerian Sosial, Edi Suharto, sebagai tersangka dalam kasus ini.
Selain menetapkan tersangka, KPK juga telah mencegah sejumlah pihak bepergian ke luar negeri, antara lain:
Edi Suharto: Staf Ahli Menteri Sosial (sebelumnya menjabat Dirjen Pemberdayaan Sosial & Dirjen Rehabilitasi Sosial).
Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo: Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik.
Kanisius Jerry Tengker: Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik periode 2018–2022.
Herry Tho: Direktur Operasional PT Dosni Roha Logistik periode 2021–2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
-
Jadwal Mudik Gratis Pemprov Jakarta, Perjalanan Balik ke Ibukota Juga Gratis
-
Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?
-
BMKG: Cuaca Hari Ini Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Hampir di Semua Daerah
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer