Suara.com - Kabupaten Jember menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drum Band 2025 sekaligus International Street Parade Jember Marching Carnival (JMC), yang digelar di Alun-alun Jember, Sabtu (15/11/2025) malam. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda besar yang menegaskan kesiapan Jember sebagai pusat penyelenggaraan event berskala nasional dan internasional.
Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Jember, Tri Basuki, menyampaikan bahwa parade malam atau Night Street Parade dipilih untuk memberikan ruang ekspresi yang lebih luas bagi peserta. Penampilan pada malam hari dinilai mampu menghadirkan nuansa visual yang lebih optimal.
“Kami ingin suasana yang lebih glamor dengan permainan cahaya sehingga peserta bisa berkreasi maksimal. Jika digelar siang hari, kostum mereka lebih cepat mengalami kerusakan,” ujarnya.
Tahun ini, parade diikuti 43 unit. Dari jumlah tersebut, 18 peserta berasal dari Jember, satu dari Filipina, dan sisanya dari berbagai daerah di Indonesia. Tri Basuki menambahkan bahwa kehadiran peserta mancanegara memperkuat jejaring Jember dalam komunitas marching band Asia.
“Kami telah menjalin hubungan baik dengan komunitas marching band Asia. Atlet asal Jember juga akan kami seleksi untuk kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, termasuk ASEAN Music Game,” katanya.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dan menyebutnya sebagai bagian dari pemulihan kepercayaan publik terhadap Kabupaten Jember sebagai penyelenggara event berskala besar.
“Tidak boleh lagi ada event kecil di Jember. Event yang hadir harus berskala besar. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan kepada Kabupaten Jember kembali pulih,” ujarnya.
Fawait juga menyampaikan penghargaan terhadap prestasi atlet marching band Jember yang sebelumnya meraih lima medali emas pada kompetisi internasional di Malaysia.
Gelaran International Marching Carnival 2025 dinilai menjadi momentum strategis bagi Jember untuk mempertegas perannya sebagai pusat pertunjukan, pariwisata, dan kegiatan budaya yang berorientasi pada standar nasional dan internasional. ***
Baca Juga: Hiu Tutul Terdampar di Jember: Warga dan Petugas Gabungan Berjibaku Lakukan Evakuasi
Berita Terkait
-
Wings Air Resmi Buka Rute Jember-Bali, Jadwal Penerbangan Segera Dirilis
-
Karnaval SCTV di Jember: Pesta Hiburan yang Ikut Menghidupkan Ekonomi Lokal
-
Transfer Pusat Dipangkas, Pemkab Jember Andalkan PAD Untuk Kemandirian Fiskal
-
KAI Daop 9 Jember Catat 12 Kasus Vandalisme 'Batu di Atas Rel' Sejak Awal 2025
-
Wakil Bupati Jember Adukan Bupati ke KPK Terkait Masalah Tata Kelola Pemerintahan
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran