- Fakta tersebut terungkap dalam rekonstruksi yang digelar penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Senin (17/11/2025).
- Serka Frengky Yaru bersama Serka Nasir dan Kopda Feri telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
- Ketiga anggota TNI ini diketahui berasal dari satu elite Kopassus.
Suara.com - Fakta baru terungkap di balik kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu atau Kacab BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (37).
Ternyata, total anggota TNI yang terlibat dalam kasus ini bukan dua melainkan tiga orang.
Fakta tersebut terungkap dalam rekonstruksi yang digelar penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Senin (17/11/2025).
Selain Serka Mochamad Nasir dan Kopda Feri Herianto, dalam rekonstruksi itu terungkap ada sosok anggota lainnya, yakni Serka Frengky Yaru yang juga terlibat.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono telah membenarkan adanya keterlibatan Serka Frengky Yaru dalam kasus ini.
Kini ia bersama, Serka Nasir dan Kopda Feri telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
“Dalam perkembangan penyidikan yang dilakukan oleh Polisi Militer, saat ini tiga oknum prajurit TNI telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus tersebut," kata Donny saat dikonfirmasi, Selasa (18/11/2025).
Ketiga anggota TNI ini diketahui berasal dari satu elite Kopassus. Meski begitu, Donny memastikan tidak ada toleransi bagi pelaku pelanggaran hukum.
“Kami berkomitmen untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan,” katanya.
Baca Juga: Jaringan Kuras Rekening Tidur Nasabah Rp204 M, 2 Pelaku Ternyata Terlibat Pembunuhan Kacab Bank!
Polda Metro Jaya diketahui telah menetapkan 15 orang tersangka warga sipil dalam kasus ini. Empat di antaranya, yakni DH alias Dwi Hartono seorang pengusaha bimbingan belajar; YJ; AA; dan C alias Ken yang diduga menjadi aktor intelektual.
Selain melibatkan 15 tersangka warga sipil, kasus ini awalnya hanya disebut turut menyeret, dua prajurit TNI AD dari satuan elite Kopassus, berinisial Serka N dan Kopda FH.
Berita Terkait
-
Terungkap di Rekonstruksi! Ini Ucapan Pilu Suami Setelah Kelaminnya Dipotong Istri di Jakbar
-
Kasus Pembunuhan Kacab Bank: Sambangi Polda Metro Jaya, Keluarga Korban Bawa Bukti Baru
-
Kacab Bank Diancam, Sindikat Ini Cuma Butuh 17 Menit Sedot Rp204 Miliar dari Rekening Dormant
-
Jaringan Kuras Rekening Tidur Nasabah Rp204 M, 2 Pelaku Ternyata Terlibat Pembunuhan Kacab Bank!
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM