- Seorang istri di Kebon Jeruk, Jakarta Barat tega memotong alat vital suaminya NI (35) hingga tewas kehabisan darah.
- Fakta-fakta mengerikan di balik tragedi KDRT ini terungkap dalam rekonstruksi 25 adegan yang digelar Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk.
- Kasus ini pertama kali terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari rumah sakit mengenai seorang pasien dengan luka yang tak wajar.
Suara.com - Dipicu cemburu, seorang istri di Kebon Jeruk, Jakarta Barat berinisial HZ (33) tega memotong alat vital suaminya NI (35) hingga tewas kehabisan darah. Atas perbuatannya itu, HZ kini harus menghadapi ancaman hukuman 10 tahun penjara.
Fakta-fakta mengerikan di balik tragedi kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT ini terungkap dalam rekonstruksi 25 adegan yang digelar Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk pada Selasa (21/10/2025).
Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Ganda Sibarani menjelaskan, kasus ini pertama kali terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari rumah sakit mengenai seorang pasien dengan luka yang tak wajar.
“Kami menerima laporan dari rumah sakit, kemudian tim melakukan pengecekan ke TKP dan menelusuri ke rumah sakit. Ternyata benar, korban sudah dalam perawatan dengan kondisi alat kelamin terputus,” ujar Ganda kepada wartawan, Selasa sore.
Dari penyelidikan, terungkap bahwa pelaku adalah HZ, yang tak lain merupakan istri korban. Alasan korban melakukan tindakan brutal tersebut karena sakit hati setelah menemukan bukti perselingkuhan di ponsel suaminya.
“Dilatarbelakangi rasa cemburu setelah melihat isi pesan di ponsel korban yang diduga berhubungan dengan wanita lain,” ungkap Ganda.
Rekonstruksi Momen Mengerikan
Dalam rekonstruksi, HZ memperagakan detik-detik sebelum dan sesudah insiden berdarah itu terjadi.
Adegan dimulai saat keduanya berbaring di kamar. Diam-diam, HZ mengambil ponsel suaminya dan menemukan percakapan yang memicu amarahnya.
Baca Juga: Istri di Kebon Jeruk Tega Potong Alat Vital Suami Hingga Tewas: Cemburu Buta Jadi Pemicu
Setelah itu, ia sempat mencoba membangunkan suaminya untuk berhubungan intim, namun ditolak.
Dalam kondisi emosi yang membuncah, selanjutnya HZ berjalan ke dapur. Ia mengambil sebuah pisau cutter, dan kembali ke kamar.
Puncak adegan mengerikan terjadi saat HZ mendekati suaminya yang telah tertidur pulas tanpa celana, lalu dengan dingin memotong alat kelaminnya.
Korban yang sontak terbangun karena kesakitan sempat melontarkan pertanyaan pilu.
“Kenapa kamu potong?” tanya korban.
“Karena kamu selingkuh! Saya habis cek HP kamu,” jawab HZ, seperti yang diperagakan dalam rekonstruksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026
-
Temuan Komisi E DPRD DKI: Obat HIV di Jakbar Disimpan di Ruangan Apek, Pasien Keluhkan Bau Menyengat
-
Sentil Pemprov DKI Soal Tawuran, Komisi E DPRD Usul Sanksi Pidana bagi Orang Tua Pelaku
-
Pecah Kongsi! Rustam Effendi Kecewa Eggi Sudjana Sebut Jokowi Orang Baik Usai Kasus Dihentikan
-
DPRD DKI Dukung Rute Baru Transjabodetabek untuk Kurangi Macet Jakarta
-
Rustam Effendi Sebut Eggi Sudjana Musuh dalam Selimut, di TPUA Dia Duri dalam Daging!
-
Kepala Daerah yang Di-endorse Jokowi Ditangkap KPK, Bukti Pengaruh Politik Memudar Pasca Lengser?
-
BGN Tegaskan Program MBG Tak Ganggu Pendidikan, Anggaran dan Program Justru Terus Meningkat
-
Misi Berbahaya di Pongkor: Basarnas Terjang 'Lubang Maut' Demi Evakuasi 3 Penambang
-
Jaksa Agung Tindak Tegas 165 Pegawai Nakal Sepanjang 2025: 72 Orang Dijatuhi Hukuman Berat