- BLTS disalurkan secara bertahap dari total 35 juta lebih yang ditargetkan mendapat bantuan tambahan tersebut.
- Gus Ipul menyampaikan kalau mayoritas penyaluran dilakukan melalui Himbara.
- Kemensos akan melanjutkan penyaluran BLTS tahap kedua pada pekan ini juga kepada sekitar 11,6 juta penerima manfaat.
Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) mulai salurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra hari ini. Nominal BLTS yang diberikan sebesar Rp900 ribu untuk jangka waktu tiga bulan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa BLTS disalurkan secara bertahap dari total 35 juta lebih yang ditargetkan mendapat bantuan tambahan tersebut.
"Per hari ini saya sampaikan dari alokasi 35 juta lebih bagi keluarga yang berada di desil 1, 2, 3, 4 kita sudah menyalurkan tahap pertama ini kepada 15.726.385 keluarga penerima manfaat," ujar Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/11/2025).
Bagi masyarakat yang sudah memiliki nomor rekening Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bisa langsung mengecek saldo untuk memastikan telah mendapatkan BLTS.
Gus Ipul menyampaikan kalau mayoritas penyaluran dilakukan melalui Himbara. Sementara sekitar 600 ribu lainnya disalurkan melalui PT Pos Indonesia.
"Jadi itu yang sudah salur hampir 16 juta," katanya menambahkan.
Selanjutnya, Kemensos akan melanjutkan penyaluran BLTS tahap kedua pada pekan ini juga kepada sekitar 11,6 juta penerima manfaat.
Dari jumlah tersebut hanya sekitar 1 juta penerima manfaat yang akan diberi BLTS melalui Himbara. Sementara sisanya, diberikan melalui PT Pos Indonesia.
"Harapannya agar para keluarga menerima manfaat ini memanfaatkan dengan baik bantuannya. Sudah ada syarat-syaratnya (penggunaan bansos) mulai dari tidak boleh dibuat judi online, tidak boleh dibuat membeli motor atau tidak boleh dibuat membeli kendaraan, dibuat cicilan kendaraan," pesannya.
Baca Juga: BLT Kesra Rp900 Ribu November 2025 Belum Cair? Cek Penyebab dan Solusinya
Gus Ipul juga menegaskan, bansos tidak boleh digunakan oleh pihak mana pun untuk kepentingan elektoral atau kelompok tertentu serta tidak boleh dipotong nominalnya. Dia memastikan kalau jumlah yang akan diterima oleh masyarakat yang berhak harus tepat Rp900 ribu.
"Biaya operasional sudah ditanggung pemerintah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bansos dan BLTS Tahap Dua Cair Pekan Ini, Mensos Ungkap Hasil Verifikasi DTSEN
-
Mensos Ungkap Alasan Rencana Digitalisasi Bansos: Kurangi Interaksi Manusia Agar Bantuan Tak Disunat
-
Rp500 T Subsidi Bansos Meleset, Gus Ipul Akui Hampir Separuh Penerima Bantuan Salah Sasaran
-
BLT Kesra Rp900 Ribu November 2025 Belum Cair? Cek Penyebab dan Solusinya
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel
-
Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta