- Manajemen PT MRT Jakarta meminta para pengguna jasa transportasi massal itu untuk tidak panik.
- Rendy memastikan, saat ini tim operasional dan teknis MRT Jakarta tengah bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi.
- Pihak MRT Jakarta juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan.
Suara.com - Operasional MRT Jakarta dan TransJakarta sempat terganggu akibat tumbangnya sebuah pohon besar di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di depan gedung Caraka Loka Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis.
Menyikapi insiden yang terjadi sekitar pukul 10.27 WIB tersebut, manajemen PT MRT Jakarta (Perseroda) meminta para pengguna jasa transportasi massal itu untuk tidak panik.
"Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan," kata Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo di Jakarta, Kamis.
Rendy memastikan, saat ini tim operasional dan teknis MRT Jakarta tengah bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi.
Langkah ini diambil untuk memastikan layanan transportasi dapat kembali berjalan normal sesegera mungkin.
Pihak MRT Jakarta juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat gangguan operasional tak terduga hari ini.
Informasi perkembangan penanganan akan terus disampaikan secara berkala melalui kanal resmi MRT Jakarta.
Pohon Berusia Satu Abad
Berdasarkan informasi di lapangan, pohon yang tumbang tersebut bukanlah pohon biasa. Pohon jenis mahoni itu diketahui memiliki ukuran raksasa dengan diameter kurang lebih 350 sentimeter (cm).
Baca Juga: Pohon Tumbang di Jakarta Makan Korban Jiwa, Begini Ultimatum DPRD ke Distamhut DKI
Menurut keterangan warga sekitar, usia pohon tersebut diperkirakan sudah lebih dari 100 tahun.
Dampak dari tumbangnya pohon tua ini cukup signifikan. Selain menghambat jalur MRT dan TransJakarta, akses jalan di sekitar lokasi kejadian terpaksa ditutup.
Kerusakan materiil juga dilaporkan menimpa satu unit mobil yang mengalami pecah kaca.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih terus berlangsung dan melibatkan 30 petugas gabungan yang berjibaku membersihkan batang pohon besar tersebut.
Beruntung, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. (Atara)
Berita Terkait
-
Detik-detik Pohon Raksasa Tumbang di Sisingamangaraja: Jalan Macet, Pengendara Panik Menghindar!
-
Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang di Depan Kemenkeu
-
MRT Siapkan TOD Medan Satria, Bakal Ubah Wajah Timur Jakarta
-
Rawan Tumbang Saat Hujan Deras, Pemprov DKI Remajakan Puluhan Ribu Pohon di Jakarta
-
Pohon Tumbang di Jakarta Makan Korban Jiwa, Begini Ultimatum DPRD ke Distamhut DKI
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus
-
Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!
-
Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan