- MRT Jakarta melakukan evakuasi darurat terhadap ratusan penumpangnya.
- Proses evakuasi telah berjalan lancar dan memprioritaskan keamanan penumpang.
- Hempasan pohon tersebut menyebabkan kerusakan struktur yang cukup serius serta memutus jaringan kelistrikan.
Suara.com - Operasional MRT Jakarta mengalami kelumpuhan sementara akibat insiden pohon tumbang di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, tepatnya di depan gedung Caraka Loka Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kebayoran Baru, pada Kamis ini.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.27 WIB tersebut memaksa PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan evakuasi darurat terhadap ratusan penumpangnya.
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, memastikan bahwa proses evakuasi telah berjalan lancar dan memprioritaskan keamanan penumpang.
"Kami berkomitmen menjaga keselamatan pelanggan dan telah menyelesaikan proses evakuasi sesuai prosedur, terhadap 524 pelanggan dari sejumlah kereta dan area stasiun yang terdampak," ujar Rendy di Jakarta, Kamis.
Kronologi dan Dampak Kerusakan
Gangguan bermula ketika pohon jenis Mahoni berukuran raksasa tumbang di area transisi rute antara Stasiun Senayan Mastercard menuju Stasiun ASEAN.
Hempasan pohon tersebut menyebabkan kerusakan struktur yang cukup serius serta memutus jaringan kelistrikan, sehingga layanan kereta MRT Jakarta terhenti total.
Saat kejadian berlangsung, tercatat ada lima rangkaian kereta yang berada di stasiun dan tiga rangkaian yang sedang melaju di jalur.
Terkait kondisi terkini, Rendy menyebut pihaknya tengah berupaya keras melakukan perbaikan.
Baca Juga: MRT Siapkan TOD Medan Satria, Bakal Ubah Wajah Timur Jakarta
"Saat ini, proses penanganan terus dilakukan oleh tim operasional dan teknis MRT Jakarta untuk memulihkan layanan secepat mungkin," ucapnya.
Pihak manajemen PT MRT Jakarta pun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan yang terjadi sejak pukul 10.26 WIB tersebut.
Pohon Berusia Satu Abad
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, pohon Mahoni yang tumbang tersebut diperkirakan sudah berusia lebih dari 100 tahun dengan diameter mencapai kurang lebih 350 sentimeter.
Selain itu, jatuhnya pohon tua tersebut juga mengganggu operasional Transjakarta, menutup akses jalan di sekitar lokasi, serta menimpa satu unit mobil hingga menyebabkan kaca pecah.
Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 30 petugas gabungan masih berjibaku melakukan proses evakuasi dan pembersihan material pohon.
Beruntung, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. (Antara)
Berita Terkait
-
Pohon 'Raksasa' Tumbang di Sisingamangaraja Ganggu Operasional, MRT Jakarta: Mohon Tetap Tenang
-
Detik-detik Pohon Raksasa Tumbang di Sisingamangaraja: Jalan Macet, Pengendara Panik Menghindar!
-
Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang di Depan Kemenkeu
-
MRT Siapkan TOD Medan Satria, Bakal Ubah Wajah Timur Jakarta
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Setahun Pimpin Jakarta, Rano Karno Klaim 97 Persen Program Tuntas, Fokus Banjir dan Macet
-
Dua Bus Transjakarta 'Adu Banteng' di Jalur Langit Koridor 13
-
Sabah Diguncang Gempa M 7,1, Getaran Terasa hingga Kaltara
-
Prediksi Cuaca Hari Ini, Cek Daerah Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir
-
Gempa M 7,1 Guncang Wilayah Kalimantan, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Seskab Teddy Bantah Isu Produk AS Bisa Masuk RI Tanpa Sertifikasi Halal
-
DPR Desak Proses Pidana Oknum Brimob dalam Kasus Tewasnya Pelajar di Maluku Tenggara
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!