- Kasus kekerasan di Jakarta meningkat signifikan sepanjang tahun 2025.
- Anak-anak di bawah umur menjadi korban paling dominan, mencapai 53% dari total kasus.
- Kenaikan angka dinilai positif karena menunjukkan meningkatnya keberanian masyarakat untuk melapor.
Suara.com - Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta mencatat adanya lonjakan signifikan kasus kekerasan di Ibu Kota sepanjang tahun 2025. Ironisnya, anak-anak di bawah umur menjadi kelompok korban yang paling mendominasi.
Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, mengungkapkan bahwa data kekerasan menunjukkan tren kenaikan setiap tahun. Bahkan hingga November 2025, jumlah kasus yang dilaporkan sudah hampir menyamai total kasus sepanjang tahun 2024.
"Trennya memang naik setiap tahun. Dan dari komposisi perempuan dan anak, korban anak-anak lebih tinggi," ujar Iin di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (22/11/2025).
Ia merinci bahwa 53 persen dari total kasus yang dilaporkan merupakan kekerasan yang menimpa anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan di bawah usia 18 tahun.
Bukan Indikator Buruk
Meskipun angka statistik meningkat, Iin menilai hal ini bukan semata-mata sebagai indikator buruk. Sebaliknya, ini menunjukkan bahwa kesadaran dan keberanian masyarakat untuk melapor (speak up) semakin tumbuh.
"Artinya, kesadaran masyarakat untuk berani mengungkapkan hal-hal yang terjadi semakin meningkat," paparnya.
Untuk merespons fenomena ini, Pemprov DKI Jakarta telah menyiagakan 44 pos pengaduan yang tersebar di tingkat kecamatan. Setiap pos dilengkapi dengan tenaga ahli, seperti konselor dan paralegal, untuk memberikan layanan kepada korban.
Selain itu, Dinas PPAPP juga tengah merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan perempuan dan anak agar selaras dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), yang ditargetkan selesai pada 2026.
Baca Juga: Hadapi Musim Hujan, Pemprov DKI Alokasikan Rp3,89 Triliun untuk Mitigasi Banjir
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama dalam Materi 'Mens Rea'
-
Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini
-
Kala Hakim Anwar Usman Jadi 'Juara' Absen di MK, Sanksi Hanya Sepucuk Surat?
-
TNI Akan Bentuk Batalion Olahraga, Atlet Emas Langsung Naik Pangkat Jadi Kapten
-
Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari