- Nadiem Makarim menunjuk mantan pengacara Tom Lembong untuk hadapi sidang kasus korupsi Chromebook.
- Berkas perkara Nadiem dan tiga tersangka lainnya telah dilimpahkan ke kejaksaan.
- Kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook ini merugikan negara sebesar Rp1,98 triliun.
Suara.com - Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, resmi menunjuk Ari Yusuf, mantan kuasa hukum Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong), sebagai bagian dari tim pengacaranya.
Ari Yusuf akan mendampingi Nadiem dalam menghadapi persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
Koordinator tim kuasa hukum Nadiem, Dodi S. Abdulkadir, menjelaskan bahwa penunjukan ini merupakan keputusan keluarga. Ia juga mengklarifikasi bahwa mandatnya bersama pengacara Hotman Paris telah berakhir seiring dengan selesainya tahap penyidikan di Kejaksaan Agung.
"Kuasa kami dulu untuk tahap penyidikan. Sekarang pada saat penuntutan, yang mendapat kuasa adalah kantor kami (MRP) dan kantor Pak Ari Yusuf," jelas Dodi, Senin (24/11/2025).
Langkah ini diambil setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) melimpahkan berkas perkara Nadiem dan tiga tersangka lainnya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada 10 November 2025 lalu.
Kasus Diduga Rugikan Negara Rp1,98 Triliun
Kasus ini terkait dugaan korupsi dalam proyek digitalisasi pendidikan senilai Rp9,3 triliun. Akibat perbuatan para tersangka, negara diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp1,98 triliun.
Total ada lima tersangka yang ditetapkan Kejagung dalam kasus ini, yaitu:
1. Nadiem Makarim, mantan Mendikbudristek.
2. Sri Wahyuningsih, Direktur SD Kemendikbudristek.
3. Mulyatsyah, Direktur SMP Kemendikbudristek.
4. Ibrahim Arif, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek.
5. Juris Tan, mantan staf khusus Nadiem Makarim, yang hingga kini masih buron.
Baca Juga: Hotman Paris Sering Dorong Pidanakan Orang, Raffi Ahmad Menolak
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Profil Damai Hari Lubis: Dulu Garang Tuding Ijazah Palsu, Kini 'Luluh' di Depan Jokowi?
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Legislator DPR Bela Pandji: Kritik Komedi Itu Wajar, Tak Perlu Sedikit-sedikit Lapor Polisi
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?
-
Polemik Batasan Bias Antara Penyampaian Kritik dan Penghinaan Presiden dalam KUHP Baru
-
Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?
-
Menag Ingatkan Perbedaan Pandangan Agama Jangan Jadi Alat Adu Domba Umat
-
PP Muhammadiyah Tegaskan Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Organisasi
-
Cegah 'Superflu' Sekarang! Dinkes DKI Ajak Warga Jakarta Kembali Perketat Cuci Tangan dan Masker