- Ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho, Alexander Iskandar, tersangka utama kasus pembunuhan, meninggal di dalam tahanan.
- Kapolres Metro Jakarta Selatan mengonfirmasi kematian tersangka setelah ditetapkan sebagai tersangka penculikan dan pembunuhan.
- Kematian tersangka terjadi setelah Kiano hilang sembilan bulan dan jasadnya ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka.
Suara.com - Kasus penculikan dan pembunuhan bocah 6 tahun, Alvaro Kiano Nugroho, memasuki babak baru yang mengejutkan. Sang ayah tiri, Alexander Iskandar, yang telah ditetapkan sebagai tersangka utama, dikabarkan tewas di dalam tahanan.
Kabar ini dibenarkan secara langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly. Ia mengonfirmasi bahwa Alexander menghembuskan napas terakhirnya setelah ditahan atas perannya dalam kasus yang menggegerkan publik tersebut.
"(Meninggalnya) Sudah di dalam tahanan," ujar Kombes Nicolas kepada wartawan di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, dikutip Senin (24/11).
Pernyataan singkat namun tegas dari Kapolres ini mengakhiri spekulasi yang beredar. Namun, misteri baru kini menyelimuti kasus ini.
Pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai penyebab pasti dan waktu kematian Alexander.
Saat didesak untuk memberikan rincian, Kombes Nicolas memilih untuk tidak berkomentar banyak dan menyatakan bahwa detailnya akan disampaikan kemudian.
"Detailnya nanti," ucapnya.
Sebelumnya, Alexander Iskandar telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh pihak kepolisian.
Penetapan ini dilakukan setelah penyelidikan intensif atas hilangnya Kiano selama sembilan bulan yang berakhir dengan penemuan jasadnya yang tinggal kerangka.
Baca Juga: 'Suaranya Saya Kenal', Kesaksian Marbot Ungkap Detik-detik Alvaro Dibawa Ayah Tiri Pembunuhnya
"Iya (ayah tiri Alvaro tersangka). Iya (ditahan)," kata Kombes Nicolas saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Minggu (23/11).
Kasus ini bermula ketika Alvaro Kiano Nugroho dilaporkan hilang pada 6 Maret lalu.
Menurut keterangan keluarga, bocah malang itu terakhir kali terlihat saat pamit untuk melaksanakan salat Maghrib di sebuah masjid yang tak jauh dari rumahnya di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Setelah salat Maghrib usai, Kiano tak kunjung kembali ke rumah. Keluarga yang panik segera melakukan pencarian, namun hasilnya nihil.
Harapan untuk menemukan Kiano dalam keadaan selamat akhirnya pupus setelah sembilan bulan berlalu, ketika ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pekan ini.
Berita Terkait
-
'Suaranya Saya Kenal', Kesaksian Marbot Ungkap Detik-detik Alvaro Dibawa Ayah Tiri Pembunuhnya
-
Tangisan Rindu pada Kakek Berujung Maut, Alvaro Tewas Disumpal Handuk oleh Ayah Tiri
-
Ayah Tiri Dalang di Balik Pembunuhan Bocah 6 Tahun di Pesanggrahan, Ternyata ini Motifnya
-
Kematian Alvaro Kiano Nugroho: Sang Kakek Ungkap Sikap Misterius Ayah Tiri yang Ternyata Pelaku
-
Sandiwara Licik Ayah Tiri Alvaro: Usai Membunuh, Pura-pura Cari 'Orang Pintar' hingga Lapor Polisi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Perempuan di Garda Depan Krisis Iklim, Tapi Masih Minim di Ruang Kebijakan
-
Hitung Mundur! Hotel Sultan Wajib Dikosongkan Juni 2026, Tak Ada Lagi Alasan Menunda
-
Setahun Putusan Sekolah Gratis Mangkrak, JPPI Sebut Presiden Melanggar Sumpah Jabatan dan Konstitusi
-
MK Ancam Gugurkan Parpol yang Tak Penuhi Kuota Caleg Perempuan, Begini Reaksi Demokrat
-
Bolehkah Kurban untuk Orang yang Sudah Wafat?
-
Geger! Kambing Kurban Mati Dibuang di Trotoar Cempaka Putih, PPSU Turun Tangan
-
Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia
-
GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan