- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan izin Reuni 212 yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Desember 2025 di Monas.
- Gubernur Pramono Anung menerima panitia pada Rabu, 19 November 2025, dan menjanjikan dukungan penuh Pemda.
- Acara ini bertujuan menyuarakan semangat persaudaraan serta menunjukkan dukungan untuk perjuangan rakyat Palestina.
Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi memberikan lampu hijau bagi penyelenggaraan Reuni 212 yang rencananya akan digelar pada 2 Desember 2025 di Monas, Jakarta.
Kepastian ini didapat setelah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menerima audiensi rombongan panitia di Balai Kota DKI Jakarta.
Pertemuan tersebut berlangsung hangat di ruang tamu Gubernur pada Rabu, 19 November 2025.
Humas Reuni 212, Novel Bamukmin, mengonfirmasi bahwa izin resmi kegiatan telah dikantongi pihaknya usai pertemuan tersebut.
"Benar, sudah dapat izin dan kami langsung audensi dengan Pak Pramono Anung di Balai Kota langsung," kata Novel kepada wartawan, Senin (24/11/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Pramono didampingi jajaran staf khusus menyambut langsung kedatangan sembilan orang perwakilan panitia.
Politisi senior kelahiran Kediri yang kini berusia 62 tahun itu menegaskan Pemda akan memberikan sokongan penuh demi kelancaran acara.
Sang Gubernur bahkan langsung menginstruksikan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera turun tangan memfasilitasi kebutuhan di lapangan.
Instansi vital seperti Dinas Perhubungan, Kesbangpol, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, hingga para Walikota diminta mendukung penuh agenda akbar ini agar berjalan tertib.
Baca Juga: FPI Siap Gelar Reuni 212, Sebut Bakal Undang Presiden Prabowo hingga Anies Baswedan
Rombongan panitia yang hadir dipimpin langsung oleh Ketua DPP Front Persaudaraan Islam guna menyampaikan rasa hormat atas atensi pemerintah daerah.
Mereka juga menyampaikan undangan untuk Pramono Anung hadir dalam kegiatan tersebut.
"Kami mengundang beliau untuk hadir, dan beliau siap hadir di Reuni 212," beber Novel.
Agenda tahunan ini dipastikan akan membawa narasi semangat persaudaraan serta memelihara suasana kerukunan umat di Ibu Kota.
Tak hanya soal ukhuwah, momentum ini juga akan dimanfaatkan secara khusus untuk menyuarakan dukungan masyarakat Indonesia bagi perjuangan rakyat Palestina.
Berita Terkait
-
Bawa Misi Pendidikan Vokasi, Gubernur Pramono Bidik Kerja Sama dengan Siemens di Jerman
-
Studi Banding Transportasi di Berlin, Pramono Anung Cari Solusi Macet Jakarta
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
FPI Siap Gelar Reuni 212, Sebut Bakal Undang Presiden Prabowo hingga Anies Baswedan
-
Tembus Rp204 Triliun, Pramono Klaim Jakarta Masih Jadi Primadona Investasi Nasional
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional