- Gubernur DKI Jakarta fokus pengembangan SDM dengan kunjungan kerja ke Jerman pekan ini.
- Tujuan utama kunjungan adalah mengadopsi sistem pendidikan ganda Jerman untuk tenaga kerja muda.
- Jakarta menjajaki peluang kemitraan dengan Siemens untuk beasiswa serta proyek percontohan teknologi.
Suara.com - Pengembangan sumber daya manusia (SDM) ikut menjadi salah satu prioritas utama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Selain berguru soal pengembangan moda transportasi, mantan Sekretaris Kabinet tersebut juga memberikan perhatian khusus pada sektor pendidikan vokasi dalam kunjungan kerjanya ke Jerman pekan ini.
Jerman dipilih sebagai destinasi karena reputasinya yang mendunia dalam menerapkan sistem pendidikan ganda atau dual system.
Pemprov ingin mengadopsi sistem tersebut untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja muda di ibu kota.
Staf Khusus Gubernur, Chico Hakim, memaparkan bahwa pendidikan vokasi adalah salah satu mandat utama dalam perjalanan dinas ini.
"Kerja sama pendidikan vokasi dan pengembangan talenta. Menjalin kemitraan dengan lembaga pelatihan vokasi dan institusi peningkatan kapasitas seperti GIZ dan Federal Institute for Vocational Education and Training," kata Chico dalam pernyataan tertulis, Senin (24/11/2025).
Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah rencana kunjungan ke fasilitas pendidikan milik raksasa teknologi, Siemens.
Kunjungan ini bukan sekadar tinjauan, melainkan upaya menjajaki peluang konkret bagi pelajar Jakarta.
Chico menjelaskan potensi keuntungan yang bisa didapat Jakarta dari kunjungan ke Siemens Global Vocational School.
Baca Juga: Studi Banding Transportasi di Berlin, Pramono Anung Cari Solusi Macet Jakarta
"Agenda ini akan memberi ruang bagi Jakarta untuk mempelajari dual system Jerman, mengeksplorasi peluang beasiswa dan training, membuka peluang pilot project pendidikan vokasi berbasis teknologi di Jakarta," jelasnya.
Langkah ini diharapkan dapat mencetak tenaga kerja siap pakai yang sesuai dengan kebutuhan industri modern.
Selain itu, Pramono juga melibatkan diaspora Indonesia di Jerman untuk turut berkontribusi menyumbangkan gagasan.
Pertemuan dengan mahasiswa dan profesional Indonesia di Berlin menjadi ajang untuk menjaring aspirasi talenta global.
"Untuk menjaring gagasan, kemitraan bisnis, dan soft power diplomacy," pungkas Chico.
Misi ini menegaskan komitmen Pemprov untuk tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun manusianya.
Berita Terkait
-
Studi Banding Transportasi di Berlin, Pramono Anung Cari Solusi Macet Jakarta
-
Tembus Rp204 Triliun, Pramono Klaim Jakarta Masih Jadi Primadona Investasi Nasional
-
PAD Naik Drastis, Gubernur Pramono Pamer Surplus APBD DKI Tembus Rp14 Triliun
-
Pramono Sebut Pengangguran Jakarta Turun 6 Persen, Beberkan Sektor Penyelamat Ibu Kota
-
Pohon Tumbang Teror Warga Jakarta, Pramono Anung: 62 Ribu Sudah Dirapikan, Cuaca Ekstrem Biangnya
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar