- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempertahankan predikat TPID berkinerja terbaik tingkat provinsi kawasan Jawa-Bali untuk tahun 2025.
- Keberhasilan ini dicapai melalui implementasi program REGA TATAS dan strategi pengendalian inflasi "4K" sepanjang tahun.
- Stabilitas inflasi 2,86% pada Oktober 2025 berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan.
Suara.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil mempertahankan prestasi sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berkinerja terbaik tingkat provinsi kawasan Jawa-Bali pada 2025.
Hal itu karena provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Ahmad Luthfi tersebut tangguh dalam menjaga laju inflasi di wilayahnya sepanjang 2025.
"Prestasi TPID kita nomor satu," kata Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat ditemui usai menerima penghargaan dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia dan Rakornas Pengendalian Inflasi di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat, 28 November 2025 malam.
Sebagai informasi, upaya pengendalian inflasi di Jawa Tengah mengusung program REGA TATAS (Rega tumata, aman, terjangkau, adil, dan stabil). Program tersebut diimplementasikan melalui strategi pengendalian inflasi â4Kâ, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan komoditas, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
Dikatakan Luthfi, sudah sejak 2024 lalu Pemprov Jateng melakukan berbagai upaya dan sinergi untuk pengendalian inflasi. Di antaranya menjaga stabilitas harga, keterjaminan pasokan pangan, serta kelancaran pendistribusian barang. Melalui harga yang stabil di pasar maka daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Tak ayal, pada tahun itu mengantarkan Provinsi Jawa Tengah sebagai TPID berkinerja terbaik tingkat provinsi kawasan Jawa-Bali pada tahun 2024. Prestasi itu kemudian dipertahankan pada 2025. Hal itu juga tak lepas dari kolaborasi, sinergi, dan inovasi dari seluruh stakeholder terkait, termasuk pemerintah kabupaten/kota.
"Ini menjadikan kita untuk lebih efektif kembali dalam rangka penetrasi harga, khususnya inflasi di wilayah kita," jelasnya.
Adapun pada 2025 ini, kondisi inflasi Jawa Tengah menunjukkan laju yang stabil. Inflasi Oktober 2025 tercatat pada angka 2,86%, artinya masih dalam rentang sasaran 2,5 plus minus 1%. Di sisi lain, realisasi investasi Januari-September 2025 mencapai Rp66, 13 triliun.
Dampak positifnya adalah pertumbuhan ekonomi triwulan III-2025 mencapai 5,37% (yoy), lebih tinggi dari nasional (5,04% yoy). Kemudian angka kemiskinan turun dari 9,58% pada September 2024 menjadi 9,48% pada Maret 2025. Begitu juga dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2025 sebesar 4,66% atau turun 0,12%.
Baca Juga: Jadi Pondasi Ekonomi Daerah, Pemprov Jateng Beri Perhatian Penuh pada UMKM
Upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Jawa Tengah tersebut juga sejalan dengan program dari pemerintah pusat.
Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya mengatakan, di tengah kondisi politik global yang berdampak pada perekonomian dunia, perkonomian Indonesia masih tumbuh baik.
"Ini adalah sinergi dan kerja sama yang cukup baik di antara pengelola perekonomian kita. Ini membuktikan kepada rakyat, memberikan optimisme kepada kita bahwa Indonesia tangguh dan mandiri, dapat berdiri di kaki sendiri," kata Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!
-
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan
-
Prabowo Jawab Desakan Status Bencana Nasional: Kita Monitor Terus, Bantuan Tak Akan Putus
-
Rajiv Desak Polisi Bongkar Dalang Perusakan Kebun Teh Pangalengan: Jangan Cuma Pelaku Lapangan
-
KPK Akui Lakukan Eksekusi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Sesaat Sebelum Dibebaskan
-
Dongkrak Pengembangan UMKM, Kebijakan Memakai Sarung Batik di Pemprov Jateng Menuai Apresiasi
-
Gerak Cepat Athari Gauthi Ardi Terobos Banjir Sumbar, Ribuan Bantuan Disiapkan
-
Prabowo Murka Lihat Siswa Seberangi Sungai, Bentuk Satgas Darurat dan Colek Menkeu
-
Krisis Air Bersih di Pesisir Jakarta, Benarkah Pipa PAM Jaya Jadi Solusi?
-
Panas Kisruh Elite PBNU, Benarkah Soal Bohir Tambang?