Suara.com - BPJS Ketenagakerjaan kembali mencapai prestasi di tingkat internasional dengan meraih Platinum Rank untuk Integrated Report 2024, dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 yang berlangsung di The Westin Resort Nusa Dua Bali. Penghargaan ini diterima langsung oleh Asep Rahmat Suwandha, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR) bekerja sama dengan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP). Penghargaan ini diberikan kepada organisasi yang dinilai memiliki kualitas laporan keberlanjutan unggul, komprehensif, serta selaras dengan standar global.
Pada pembukaan acara Bambang Brodjonegoro selaku Chairman Board of Trustee NCCR, hadir secara online, beliau menjelaskan pentingnya harmonisasi standar pelaporan keberlanjutan secara global.
Dalam sambutannya Bambang Brodjonegoro menyampaikan “Dengan data yang kuat, konsisten, dan selaras dengan standar global, laporan keberlanjutan dapat menjadi alat strategis yang menunjukkan kesiapan organisasi menghadapi transisi ekonomi dan tantangan keberlanjutan.”
Pada kesempatan yang sama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Asep Rahmat Suwandha, menyampaikan bahwa penghargaan ini sejalan dengan visi institusi untuk mewujudkan penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan yang terpercaya, berkelanjutan, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh pekerja Indonesia.
“Penghargaan Platinum Rank ini menjadi bukti nyata komitmen kami untuk mengelola lembaga secara berkelanjutan, memastikan tata kelola yang kuat, meningkatkan dampak sosial, serta berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pencapaian ini juga merupakan hasil kerja keras seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan dalam penyusunan integrated report,” ungkap Asep.
Capaian luar biasa ini tak lepas dari keseriusan BPJS Ketenagakerjaan dalam menyuguhkan laporan terintegrasi (Integrated Report) yang transparan, komprehensif, serta mengacu pada standar internasional antara lain International Integrated Reporting Framework, Global Reporting Initiatives, dan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk pemenuhan hak asasi manusia.
Raihan Platinum Rank ini menandai peningkatan kualitas penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) dan pelaporan keberlanjutan BPJS Ketenagakerjaan, yang sebelumnya secara konsisten meraih peringkat Gold pada penyelenggaraan ASRRAT di tahun-tahun sebelumnya.
Menutup pernyataannya Asep menyampaikan BPJS Ketenagakerjaan akan terus meningkatkan komitmen dalam menjaga tata kelola yang baik dan berkelanjutan.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Mencegah Terjadinya Fraud JKN
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelaporan serta implementasi program keberlanjutan. Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah fondasi penting dalam mewujudkan perlindungan jaminan sosial yang berkelanjutan bagi seluruh pekerja di Indonesia,” tutup Asep.***
Berita Terkait
-
BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Mencegah Terjadinya Fraud JKN
-
Program JKN Sukses, Delegasi Afrika Datangi BPJS Kesehatan untuk Belajar
-
Wamenkes Dante: Sistem Rujukan BPJS Tak Lagi Berjenjang, Pembayaran Klaim Disesuaikan Kompetensi RS
-
BPJS Kesehatan Angkat Duta Muda: Perkuat Literasi JKN di Kalangan Generasi Penerus
-
Tingkatkan Literasi Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Acara Bedah Buku
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
OTT Pekalongan: 11 Orang Termasuk Sekda Tiba di Gedung KPK, Apa Peran Bupati Fadia Arafiq?
-
JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah
-
Babak Baru Kasus Hasbi Hasan, KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro Jaya
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi
-
KPK Ungkap OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Outsourcing di Sejumlah Dinas
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres