- Nasabah Mirae Asset kehilangan dana investasi puluhan miliar dan lapor ke polisi.
- Korban tuding sistem keamanan lemah, sementara Mirae sebut nasabah bagikan kata sandi.
- Total kerugian ditaksir mencapai Rp90 miliar, dengan satu korban rugi Rp71 miliar.
Suara.com - Sejumlah nasabah Mirae Asset Sekuritas melaporkan kehilangan dana investasi senilai puluhan miliar rupiah akibat dugaan akses ilegal ke akun mereka. Para korban menegaskan tidak pernah lalai menjaga keamanan akun dan menuding adanya kelemahan dalam sistem keamanan Mirae Asset.
Pengacara korban, Krisna Murti, menjelaskan bahwa kliennya baru menyadari adanya transaksi mencurigakan pada 6 Oktober 2025 melalui notifikasi email. Meskipun telah meminta Mirae Asset untuk menahan proses settlement (T+2), permintaan tersebut tidak ditindaklanjuti sehingga dana tetap keluar.
"Klien kami telah meminta Mirae Asset untuk menahan settlement agar dana tidak keluar, namun tidak ada langkah pencegahan," ujar Krisna kepada wartawan, Selasa (2/12/2025).
Merasa dirugikan, para korban akhirnya menempuh jalur hukum dengan membuat laporan ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut mencakup dugaan tindak pidana illegal access, perlindungan konsumen, hingga pencucian uang. Para korban juga meminta polisi untuk mengamankan server Mirae Asset demi kepentingan penyelidikan.
"Kami menghendaki adanya jaminan pengungkapan permasalahan atas hilangnya saham-saham yang tersimpan dalam aplikasi Mirae Asset," tegas Krisna.
Mirae Asset: Ada Indikasi Nasabah Bagikan Kata Sandi
Di sisi lain, Mirae Asset Sekuritas dalam pernyataan resminya menyatakan bahwa investigasi bersama OJK, SRO, dan PPATK masih berlangsung. Dari pemeriksaan awal, perusahaan menemukan adanya indikasi kuat bahwa nasabah telah membagikan kata sandi dan akses akunnya kepada pihak lain.
“Dari pemeriksaan awal, terdapat indikasi kuat bahwa nasabah membagikan kata sandi dan akses akunnya kepada orang lain. Temuan ini masih dalam proses pendalaman,” ungkap pihak Mirae Asset.
Perusahaan memastikan sistem internalnya aman dan akan menempuh langkah hukum jika terbukti ada tindakan yang merugikan.
Baca Juga: Berkat PNM, Aan Andasari Sukses Kembangkan Sampah Jadi Peluang Usaha
Sebelumnya, sejumlah korban telah membuat laporan polisi dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp90 miliar. Salah satu korban bahkan mengaku kehilangan dana pribadi sebesar Rp71 miliar.
"Klien kami kehilangan uang Rp71 miliar, dan ada teman-teman lain yang juga menjadi korban," jelas Krisna usai membuat laporan di Bareskrim Polri, Jumat (28/11).
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi