- Publik kecewa melihat pejabat fokus pencitraan politik daripada penanganan tulus bencana di Sumatra.
- Ustaz Adi Hidayat meminta elit politik menghentikan atraksi politis demi fokus penanganan darurat.
- Beberapa menteri dan pejabat menuai kritik atas aksi pencitraan saat kunjungan di lokasi bencana.
Aksi serupa juga dilakukan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani (putri Zulhas). Belakangan diketahui keduanya mendatangi undangan pernikahan tak lama setelah meninjau lokasi bencana.
Anggota DPR Verrell Bramasta: Politikus dari Partai Amanat Nasional ini menjadi viral karena memakai rompi yang disebut-sebut anti-peluru saat meninjau lokasi bencana, menimbulkan pertanyaan mengenai urgensi penggunaan atribut tersebut.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto
Kecaman luas juga dialamatkan kepada Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, setelah ia menyatakan bahwa situasi "mencekam" akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra (khususnya Aceh dan Sumatra Utara/Barat) "hanya berseliweran di media sosial."
Suharyanto juga menyatakan bahwa kondisi bencana tersebut belum layak ditetapkan menjadi bencana nasional.
Komentar ini dinilai kontradiktif dengan laporan di lapangan dan data korban jiwa yang terus meningkat.
Seruan kolektif dari tokoh agama dan kritik publik ini menggarisbawahi desakan agar pemerintah dan elit politik menggeser fokus dari citra diri menuju respons kemanusiaan dan penanganan darurat yang tulus dan maksimal.
Baca Juga: Taufiq LIDA Sentil Bupati di Aceh yang Nyerah Hadapi Bencana
Tag
Berita Terkait
-
Pemerintah Tolak Bantuan Asing, Gubernur Aceh Khawatir Korban Bencana Meninggal Kelaparan
-
ESDM Ungkap Sejumlah SPBU BBM di Aceh-Sumut Mulai Beroperasi Normal, Cek Lokasinya
-
Update Korban Bencana Sumatera: 916 Meninggal Dunia, Ratusan Orang Hilang
-
Saat Alam Bicara: Membaca Banjir dan Longsor Sumatera lewat Filsafat Minangkabau
-
Usai Banjir Bandang, Lautan Gelondongan Kayu Penuhi Aceh Tamiang
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!
-
MBG Bertransformasi: dari Piring Makan ke Jaring Pengaman Sosial