- Tragedi rumah ambrol di Kampung Cimiung menewaskan Umayah dan memicu Bupati Serang Ratu Zakiyah meninjau lokasi.
- Bupati Serang memerintahkan pendataan ulang Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dilakukan secara mendalam, bukan visual luar.
- Pemkab Serang menjamin pengobatan korban luka dan akan membangun kembali rumah yang roboh dengan anggaran Rp50 juta.
Suara.com - Tragedi ambrolnya sebuah rumah di Kampung Cimiung, Ciruas, Kabupaten yang menewaskan seorang ibu bernama Umayah (46) telah menjadi Perhatian Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah atau Ratu Zakiyah.
Merespons insden rumah roboh di Ciruas itu, Bupati Serang Ratu Zakiyah tidak hanya memberikan santunan, namun juga memerintahkan perombakan metode pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Ratu Zakiyah mengatakan, terdapat masalah yang terungkap pasca tragedi rumah roboh Ciruas. Dari luar, rumah korban tampak seperti hunian pada umumnya. Namun, di balik dinding yang terlihat kokoh, tersimpan kerapuhan yang mematikan.
Istri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto ini memastikan kejadian tersebut akan menjadi evaluasi Pemkab Serang khususnya soal pendataan Rumah Tidak Layak Huni.
"Ini adalah musibah, namun mungkin juga menjadi evaluasi bagi kami untuk lebih detail melihat kondisi rumah warga, terutama yang tidak layak huni," kata Ratu Zakiyah saat mengunjungi lokasi, Sabtu 7 Maret 2026.
Zakiyah memberikan instruksi tegas kepada jajarannya terkait metode pendataan dengan melihat bagian luar bangunan tidak lagi bisa ditoleransi.
"Saya minta kepada Pak Lurah dan Pak Camat untuk melakukan investigasi dan pendataan ulang rumah tidak layak huni. Kalau perlu masuk ke dalam rumah untuk mengecek struktur bangunannya," tegasnya.
Di tengah evaluasi sistemik pendataan RTLH, Pemkab Serang juga bergerak cepat menangani korban. Putra almarhumah, Uktira (17), yang mengalami luka-luka, dipastikan akan mendapatkan jaminan penuh.
"Untuk pengobatan korban saat ini masih menggunakan BPJS dari perusahaan tempat almarhumah bekerja. Jika nanti sudah tidak aktif, maka pemerintah kabupaten akan menanggungnya," jelas Bupati.
Baca Juga: Investasi Kabupaten Serang Tembus Rp21,5 T, Ratu Zakiyah Diganjar Award Kepala Daerah Inovatif
Perubahan metode ini sangat krusial. Kepala Dinas Perkim, Okeu Oktaviana, mengakui bahwa "selama ini pendataan RTLH lebih banyak berdasarkan kondisi visual dari luar bangunan.
"Hasil asesmen menunjukkan rumah ini merupakan bangunan lama dengan struktur yang sudah tidak layak. Batanya bata mentah dan perekatnya dari tanah liat. Dari luar memang terlihat bagus, tapi secara struktur sudah sangat rapuh," kata Kepala Dinas Perkim Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana.
Dengan instruksi baru ini, asesmen di masa depan akan jauh lebih mendalam dan akurat, terutama di wilayah-wilayah dengan banyak bangunan tua seperti Ciruas, Kragilan, dan Lebakwangi.
Untuk rumah yang hancur, Pemkab Serang juga berkomitmen untuk membangunnya kembali melalui program RTLH. "Nanti penanganannya akan kita bangun kembali. Kemungkinan tipenya antara tipe 28 sampai tipe 36. Perkiraan anggaran pembangunan sekitar Rp50 juta," jelas Okeu.
Berita Terkait
-
Investasi Kabupaten Serang Tembus Rp21,5 T, Ratu Zakiyah Diganjar Award Kepala Daerah Inovatif
-
Antisipasi Banjir Saat Cuaca Ekstrem, Ratu Zakiyah Instruksikan Bersih-bersih Sampah Sungai
-
Ratu Zakiyah Ajak ASN Pemkab Serang Donasi Bantu Korban Bencana Sumatra
-
Terima Putusan MK, Ketua Tim Pemenangan Ratu Zakiyah-Najib Hamas Siap Jemput Kemenangan Tertunda
-
MK Kabulkan Gugatan! Pilkada Serang Diulang, Tim Hukum Ratu Zakiyah-Najib Hamas Syok
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum