- Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendesak penyelidikan tuntas atas insiden mobil MBG menabrak siswa di SDN Kalibaru 01, Jakarta Utara.
- Sopir mobil yang menabrak adalah sopir pengganti yang menggantikan sopir utama karena sakit, kini telah diamankan polisi.
- Keselamatan siswa dan guru di sekolah menjadi prioritas utama yang ditekankan dalam menanggapi peristiwa serius tersebut.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak agar ada penyelidikan tuntas terhadap insiden mobil pembawa Makan Bergizi Gratis (MBG) berstiker BGN yang menabrak kerumunan siswa di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara.
"Kami meminta penyelidikan yang transparan dan tuntas agar jelas apakah terdapat kelalaian atau pelanggaran prosedur dalam proses distribusi," kata Lalu kepada wartawan, Kamis (11/12/2025).
Di sisi lain, Lalu sangat prihatin dengan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, keselamatan siswa dan guru di lingkungan sekolah adalah prioritas.
"Tentu kami menyampaikan keprihatinan mendalam kepada seluruh siswa serta guru yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut," ujarnya.
"Keselamatan anak-anak dan guru di lingkungan sekolah adalah prioritas yang tidak dapat dinegosiasikan," sambungnya.
Untuk itu, ia menegaskan, kejadian tersebut harus dijadikan perhatian yang sangat serius.
"Sehingga insiden ini harus menjadi perhatian serius semua pihak," pungkasnya.
Sebelumnya, polisi mengungkap identitas sopir mobil pembawa Makan Bergizi Gratis (MBG) berstiker BGN yang menabrak kerumunan siswa di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara. Pengemudi berinisial AI ternyata merupakan sopir pengganti yang menggantikan sopir utama karena sakit.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan AI sudah dua kali mengemudikan mobil MBG tersebut.
Baca Juga: Polisi Gelar Olah TKP Kecelakaan Mobil Berstiker BGN yang Tabrak Siswa di SDN Kalibaru
“Sopir utamanya sakit. Dia sudah dua kali menggantikan sopir utama, ini yang kedua,” ungkap Bobi kepada wartawan, Kamis (11/12/2025).
AI dan seorang kenek berinisial MRR kini telah diamankan dan tengah diperiksa intensif untuk mendalami peran dan kemungkinan kelalaian dalam insiden yang melukai belasan siswa itu.
Berdasarkan informasi, mobil blind van MBG itu sebelumnya disebut menerobos Lapangan Upacara SDN Kalibaru 01 sekitar pukul 06.30 WIB, saat para siswa sedang mengikuti kegiatan literasi pagi.
Berita Terkait
-
Polisi Gelar Olah TKP Kecelakaan Mobil Berstiker BGN yang Tabrak Siswa di SDN Kalibaru
-
Terungkap! Sopir Mobil Berstiker BGN Tabrak Siswa SDN Kalibaru Ternyata Seorang Kernek
-
Mobil Berstiker BGN Tabrak Sekolah di Cilincing, 19 Siswa Jadi Korban, Polisi Dalami Motif Sopir
-
Pramono Anung Pastikan Perawatan Korban Mobil Terabas Pagar SD di Cilincing Ditanggung Pemprov
-
Pramono Anung: 21 Orang Jadi Korban Imbas Mobil Terabas Pagar SD di Cilincing
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan di Atas Politik Elektoral