- Otorita IKN menertibkan aktivitas ilegal, terutama tambang tanpa izin seluas 4.236,69 hektare, demi menjaga konservasi.
- Penertiban melibatkan banyak pihak dan telah menghasilkan lima tersangka serta penyitaan 351 kontainer batu bara ilegal.
- Sebagai mitigasi, Otorita IKN telah memulai program reforestasi rutin menanami sekitar 11 hektare lahan bekas tambang.
Suara.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan tengah melakukan penertiban besar-besaran terhadap aktivitas ilegal yang merusak kawasan konservasi di dalam delineasi IKN.
Berdasarkan data Otorita IKN, luasan bukaan tambang kawasan IKN mencapai 19.729,72 hektare, dengan area tambang tanpa izin seluas 4.236,69 hektare.
Aktivitas ilegal ini disebut mempercepat deforestasi dan berpotensi mengancam target IKN sebagai kota hutan dengan tutupan hijau 65 persen.
Oleh sebab itu Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan pengawasan dan penertiban kawasan delineasi IKN itu menjadi salah satu fokus utama.
Disampaikan Basuki, pengawasan dilakukan bersama TNI, Polri, Kejaksaan, pemerintah daerah, akademisi, dan berbagai kelompok pegiat lingkungan.
Basuki bilang operasi bersama Satgas dari berbagai unsur itu terus berjalan sepanjang tahun.
Otorita mencatat pada 2023 saja sudah terdapat 3 kasus yang naik ke tahap P21 dan 12 kasus lainnya masih dalam penyelidikan terkait tambang ilegal di kawasan tersebut.
Salah satu yang terbaru adalah penindakan tambang ilegal yang berada di kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto.
Penanganan aktivitas pertambangan batu bara ilegal itu dilakukan bersama Bareskrim Polri.
Baca Juga: DPR Pertanyakan Kepastian Jumlah ASN yang Pindah ke IKN, Khawatir Infrastruktur Mubazir
"Sudah kita laksanakan, kalau di Bukit Soeharto kita sudah menutup beberapa illegal mining di situ," kata Basuki ditemui di UGM, Jumat (12/12/2025).
Dalam penindakan itu total ada sebanyak 351 kontainer batu bara hasil penambangan ilegal yang disita. Dari jumlah itu, sebanyak 248 kontainer ditemukan di Surabaya, sementara 103 kontainer lainnya diolah di Balikpapan dan Samarinda.
Penyidik juga mengamankan 13 unit alat berat serta menetapkan lima orang sebagai tersangka.
Basuki menegaskan langkah tegas ini merupakan instruksi langsung dari Presiden. Tujuannya agar seluruh aktivitas ilegal yang merusak lingkungan di sekitar IKN dihentikan.
Ia memastikan penertiban dilakukan untuk menjaga kualitas ekologi jangka panjang.
"Jadi kita bekerja perintah Presiden sudah begitu, kita akan tegas betul itu," ujarnya.
Di sisi lain, Otorita IKN mulai memperluas program penghijauan melalui reforestasi di area bekas tambang dan zona konservasi. Sejumlah perusahaan telah mengajukan diri untuk membantu penanaman kembali.
Basuki menambahkan pihaknya kini turut menjalankan penanaman pohon rutin setiap dua minggu sebagai bagian dari pemulihan lingkungan. Hingga kini, program tersebut telah menanami sekitar 11 hektare lahan di kawasan IKN.
"Kalau di IKN-nya Otorita sendiri, tiap 2 minggu kita tanam pohon. Sekarang sudah ada sekitar 11 hektar yang sudah kita tanami di IKN," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kantor Wapres Beres Akhir Tahun Ini, Gibran Sudah Bisa Ngantor di IKN Mulai 2026
-
BUMN RI Pamer Uang Specimen Bertema IKN, Punya Teknologi Canggih dan Sulit Dipalsukan
-
Waskita Karya Kembali Raih Nilai Kontrak Baru Rp1,84 Triliun, Garap Kawasan DPR di IKN
-
Penertiban Tambang Ilegal di Gunung Halimun Salak
-
DPR Pertanyakan Kepastian Jumlah ASN yang Pindah ke IKN, Khawatir Infrastruktur Mubazir
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kena OTT KPK, Ini Rincian Harta Bupati Langkat Syah Afandin
-
30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
-
Main Mata Impor Barang KW, Tiga Eks Pejabat Bea Cukai Akhirnya Diseret ke Persidangan Hari Ini
-
Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York
-
Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan
-
Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah
-
Warga Jakarta Kini Bisa Intip Prediksi Polusi 3 Hari ke Depan Lewat Aplikasi JAKI
-
Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak
-
Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing
-
Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras