- Tiga santriwati yang hanyut di Sungai Lusi, Blora ditemukan meninggal dunia pada Jumat setelah hilang sejak Kamis pagi.
- Total lima santriwati meninggal, sementara tiga lainnya selamat setelah tersangkut batang pohon saat mencari kerang.
- Peristiwa terjadi Kamis pagi saat delapan santriwati mencari kerang; polisi mendalami rangkaian aktivitas sebelum musibah tersebut.
Suara.com - Tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, dan Basarnas kembali menemukan tiga santriwati yang hanyut di Sungai Lusi, Blora, Jawa Tengah. Ketiganya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat, setelah dilaporkan hilang sejak Kamis (11/12) pagi.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto membenarkan bahwa seluruh korban yang sebelumnya hilang telah ditemukan.
“Dengan ditemukannya tiga korban ini, total santriwati yang meninggal dunia ada lima orang karena sebelumnya ditemukan dua korban meninggal,” ujarnya.
Tiga korban yang ditemukan pada Jumat adalah Chika Permata Meylani (16) dari Todanan, ditemukan pukul 13.15 WIB sejauh 3,2 kilometer dari lokasi kejadian.
Sulistiyana Rofiatun (12) dari Tunjungan ditemukan pukul 14.20 WIB di jarak 1,8 km, sedangkan Asyifa Fitria Ramadhani (13) ditemukan pukul 14.35 WIB di Kelurahan Mlangsen, sekitar 1,3 km dari titik awal terseret arus.
Dua korban yang ditemukan sehari sebelumnya adalah Nur Cahyati (15) dari Jepon dan Nuriita Aprila Sari (16) dari Kunduran. Keduanya ditemukan dalam radius 200–600 meter dari lokasi kejadian.
Sementara itu, tiga santriwati berhasil selamat, yakni Fatma Azya Azzahira (17), Aqiella Ghasany (15), dan Raisha Afiqa Maulida (14). Mereka selamat setelah tersangkut batang pohon dan dievakuasi oleh warga serta tim SAR.
“Ketiga korban selamat setelah tersangkut pada batang pohon dan berhasil dievakuasi oleh warga serta tim SAR yang datang ke lokasi,” kata Kapolres.
Peristiwa tragis ini terjadi Kamis pagi sekitar pukul 06.30 WIB ketika delapan santriwati MBS Tahfidzul Qur'an Al Maa’uun Blora mencari kerang di tepi Sungai Lusi.
Baca Juga: Imbas Insiden Mobil Terabas Pagar, Siswa SDN Kalibaru 01 Belajar Daring
Kontur tanah yang licin membuat beberapa di antara mereka terpeleset dan terseret arus deras, disusul rekan-rekan yang berusaha menolong.
Pencarian dilakukan secara intensif melalui penyisiran darat, perahu karet, hingga penyelaman manual. Setelah seluruh korban ditemukan, operasi pada Jumat siang resmi ditutup.
Polisi kini mendalami rangkaian aktivitas sebelum kejadian untuk memastikan penyebab dan merumuskan langkah pencegahan.
Berita Terkait
-
Imbas Insiden Mobil Terabas Pagar, Siswa SDN Kalibaru 01 Belajar Daring
-
10 Saksi Diperiksa, Belum Ada Tersangka dalam Kasus Mobil Berstiker BGN Tabrak Siswa SD Cilincing
-
Mobil MBG Tabrak 21 Siswa SD di Cilincing, Dipastikan Tak Ada Korban Tewas
-
Rel Maut Jakarta: Di Balik Ratusan Kecelakaan Kereta, Siapa Salah dan Apa Solusinya?
-
Buntut Mobil MBG Tabrak Siswa SD, Komisi X DPR: Pemerintah Harus Bertanggung Jawab
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
Terkini
-
Banggar DPR Minta Usulan Insentif Kepala Daerah Ditunda: Jaga Fiskal Lebih Penting
-
Yusril Pastikan Pemerintah Usut Tewasnya Ibu Hamil Korban Konflik Bersenjata di Intan Jaya
-
Papua Membara, Komnas HAM Desak Dialog Kemanusiaan Usai Ibu Hamil hingga Pilot AS Tewas
-
Tarif TransJakarta Diusul Jadi Rp5.000, Pekerja Informal Berpotensi Paling Terbebani!
-
Lapor Polisi, Pengacara Ahli Waris Hyperbowling Ungkap Kronologi Teror Drone Isi Benda Mirip Granat
-
Ucapan Ulang Tahun Dasco untuk Nadiem Picu Spekulasi, Begini Penjelasannya!
-
KPK Cek Keaslian Sekaligus Telusuri Asal-Usul 55 Kg Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat
-
Tragedi Kebakaran Palmerah: Dikira Sudah Selamat, Kakek Suratman Ditemukan Tewas Terpanggang
-
Heboh Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, Stephanie Susilo Akhirnya Buka Suara di DPR
-
Tiga Pembantai Polisi di Katingan Diciduk! Serang Petugas Pakai Parang Saat Gerebek Narkoba