- PSI Tapsel menyalurkan bantuan kemanusiaan di Kecamatan Sangkunur akibat bencana longsor yang menyebabkan korban jiwa sembilan orang.
- Akses menuju lokasi terdampak sangat sulit akibat jalan rusak parah, sementara beberapa desa masih terisolasi total.
- PSI berencana membangun dapur umum untuk memastikan kebutuhan pangan berkelanjutan bagi sekitar 288 kepala keluarga terdampak.
Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tapanuli Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana longsor di Kecamatan Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang hingga kini masih kesulitan akibat terbatasnya akses menuju lokasi.
Ketua DPD PSI Tapanuli Selatan, Stephen Yordan, mengatakan proses penyaluran bantuan tidak berjalan mudah. Relawan harus menghadapi medan jalan yang rusak parah dan tertutup material longsor saat menuju daerah terdampak.
“Medan jalan menuju lokasi sangat sulit. Banyak rumah warga tertimbun longsor dengan korban jiwa sembilan orang, dan dua orang di antaranya masih belum ditemukan,” ujar Stephen kepada wartawan, Minggu (14/12/2025).
Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat sejumlah kampung yang terisolasi akibat longsor, salah satunya Desa Huta Tongah di Kecamatan Sangkunur.
Akses jalan menuju desa tersebut terputus total setelah tertimbun material longsor setebal sekitar tujuh meter dengan panjang mencapai 200 meter.
Stephen menjelaskan, kondisi tersebut membuat distribusi bantuan menjadi terhambat, sementara kebutuhan warga masih sangat mendesak.
Bantuan sembako disebut belum terpenuhi secara optimal, khususnya di Desa Huta Tongah, Dolok Kampung Baru, dan Pasir Bidang.
“Di wilayah itu terdapat kurang lebih 288 kepala keluarga yang sangat membutuhkan bantuan, terutama bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.
Baca Juga: Akses Tertutup, Drone Jadi Andalan Salurkan Bantuan Korban Banjir di Aceh
Selain menyalurkan bantuan ke Kecamatan Sangkunur, PSI Tapanuli Selatan juga membuka posko bantuan di wilayah lain yang terdampak.
Di Kecamatan Batang Toru, relawan PSI mendistribusikan pakaian layak pakai, seragam sekolah, serta sepatu bagi warga.
Sementara itu, bantuan sembako dan selimut turut diserahkan kepada Camat Sipirok, Safruddin Perwira, serta masyarakat di Kecamatan Sipirok.
Ke depan, PSI Tapanuli Selatan berencana meningkatkan upaya bantuan dengan membangun dapur umum di wilayah terdampak.
Langkah ini diharapkan dapat memastikan kebutuhan pangan warga korban bencana longsor dapat terpenuhi secara berkelanjutan, sembari menunggu akses jalan kembali normal dan proses pemulihan berjalan optimal.
PSI Tapanuli Selatan juga mengajak berbagai pihak untuk turut memberikan bantuan dan perhatian bagi warga yang masih terisolasi, mengingat kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan serius.
Berita Terkait
-
Akses Tertutup, Drone Jadi Andalan Salurkan Bantuan Korban Banjir di Aceh
-
Akses Terputus, Relawan PSI Tetap Tempuh Jalan Sulit Salurkan Bantuan untuk Warga Tapanuli Utara
-
PSI Terobos Banjir Sumut, Ribuan Nasi Bungkus dan Air Bersih Jadi Penyelamat Warga
-
PSI Riau Gerak Cepat Kirim Bantuan Korban Banjir Sumbar
-
Tak Main-main! PSI Riau Targetkan 60 Kursi di 2029, Sebut Jokowi akan Ikut Mengurus Partai
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Genangan Surut, Jalan Daan Mogot Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan
-
BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026
-
KPK: Pemeriksaan Gus Alex oleh Auditor BPK Fokus Hitung Kerugian Negara
-
Vonis 6 Bulan untuk Demonstran: Lega Orang Tua, Tapi Ada yang Janggal Soal Kekerasan Polisi!
-
Banjir Jakarta Meluas Kamis Malam: 46 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam
-
Gabung PSI, Rusdi Masse Dijuluki 'Jokowinya Sulsel' dan Siap Tempati Posisi Strategis DPP
-
Ray Rangkuti Kritik Standar Etika Pejabat: Jalur Pintas hingga DPR Jadi 'Dewan Perwakilan Partai'
-
Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan
-
Tunggu Hal Ini Lengkap, Kaesang Bakal Umumkan Sosok 'Mr J' di Waktu yang Tepat
-
Transjakarta 'Nyerah' Diterjang Banjir, Momen Penumpang Diangkut Truk di Daan Mogot Viral