- Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mendorong Kemendagri menunjuk Plt Bupati Aceh Selatan akibat absen saat bencana.
- DPR RI membentuk Pansus Penyelesaian Konflik Agraria pada Oktober 2025 untuk mengatasi sengketa lahan menahun secara sistematis.
- Dasco memimpin revisi UU BUMN guna mengakomodasi putusan MK terkait batasan rangkap jabatan wakil menteri.
Suara.com - Tahun 2025 menjadi periode yang sibuk sekaligus krusial bagi DPR RI. Di tengah dinamika politik pasca-pemilu dan transisi pemerintahan, peran pimpinan legislatif menjadi sorotan tajam publik, terutama generasi milenial dan Gen Z yang semakin kritis terhadap kinerja wakil rakyat.
Salah satu sosok sentral yang menyita perhatian adalah Sufmi Dasco Ahmad.
Menjabat kembali sebagai Wakil Ketua DPR RI, Ketua Harian Partai Gerindra ini tidak hanya duduk di balik meja, melainkan turun tangan membereskan berbagai "benang kusut" persoalan bangsa.
Langkah taktisnya dinilai efektif dalam meredam krisis dan memberikan kepastian hukum.
Berikut adalah rangkuman masalah-masalah besar yang berhasil ditangani dan dicarikan solusinya oleh Sufmi Dasco Ahmad sepanjang tahun 2025.
1. Krisis Kepemimpinan Daerah Saat Bencana (Kasus Aceh Selatan)
Salah satu sorotan terbesar di akhir tahun adalah respons cepat DPR terhadap ketidakpedulian pejabat daerah.
Publik sempat dibuat geram oleh ulah Bupati Aceh Selatan Mirwan MS, yang justru berangkat umrah saat wilayahnya diterjang bencana banjir bandang dan longsor parah.
Kekosongan pemimpin di saat krisis ini memicu kemarahan luas. Dasco mengambil langkah tegas dengan tidak sekadar memberikan kecaman verbal.
Baca Juga: Dasco Unggah Video Prabowo saat Bikin Kaget WWF karena Sumbangkan Tanah di Aceh
Ia menggunakan fungsi pengawasannya untuk mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) dan memproses pemberhentian sementara sang bupati sesuai regulasi.
Langkah ini penting untuk memastikan penanganan bencana tidak terhambat birokrasi.
Terkait desakan solusi ini, Dasco menegaskan, "Kami minta agar dapat ditunjuk Plt, yang bisa kemudian memimpin penanganan bencana di daerah tersebut dengan benar."
2. Mengurai Konflik Lahan Menahun Lewat Pansus Agraria
Sengketa tanah seringkali menjadi "api dalam sekam" yang memicu konflik horizontal antara masyarakat, perusahaan, dan negara.
Menyadari urgensi ini, di bawah koordinasi Dasco, DPR RI akhirnya menyepakati pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria pada Oktober 2025.
Berita Terkait
-
Dasco Unggah Video Prabowo saat Bikin Kaget WWF karena Sumbangkan Tanah di Aceh
-
Respons Dasco Soal Wacana Pilkada Dipilih DPRD: Pikirkan Saudara Kita di Sumatera Pulih Dulu
-
Jejak Karier Bupati Aceh Selatan, Pilih Umrah saat Wilayahnya Habis Diterjang Bencana
-
Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, DPR Tegaskan Sanksi Tak Akan Ringan Meski Minta Maaf
-
Bupati Aceh Selatan Minta Maaf Terbuka, Ngaku Ganggu Stabilitas Nasional Pasca Umrah Saat Bencana
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan