- Rocky Gerung mengkritik pernyataan Prabowo tentang orang pintar yang hanya bisa mengkritik, menyiratkan adanya kebodohan dalam pemerintahan.
- Rocky menyoroti data ketidakpercayaan 46-47 persen publik terhadap harapan ekonomi dan politik di tengah tingginya kepercayaan pada Presiden.
- Menurutnya kepercayaan publik yang tinggi terhadap Presiden berbanding terbalik dengan lembaga demokrasi.
Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung kembali melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai "orang pintar".
Melalui kanal YouTube Rocky Gerung Official, akademisi tersebut menyoroti logika di balik pernyataan Presiden yang menyindir orang pintar hanya bisa berkomentar dan mengkritik.
Rocky merespons pernyataan Prabowo yang sebelumnya menyebut banyak orang pintar hanya bisa bicara dan menjadi pengkritik pemerintah.
Menurut Rocky, pernyataan tersebut memiliki implikasi logis yang justru menyerang balik pemerintah.
"Beliau kemarin mengatakan, ‘Banyak orang pinter tapi cuma bisa bicara, banyak orang pinter tapi jadi pengkritik pemerintah’, artinya dikumpulkan dalam pemerintah orang bodoh dong? Kan logikanya begitu," ujar Rocky dalam tayangan tersebut, dikutip pada Rabu (17/12/2025).
Rocky kemudian membedakan antara orang pintar yang memberi kritik dengan mereka yang hanya sekadar bicara tanpa substansi.
"Orang pinter ngomong itu untuk memberi kritik, tapi orang pinter yang ngomong doang mereka adalah buzzer, itu bedanya Pak Presiden," tegasnya.
Selain menyoroti komunikasi politik Presiden, Rocky juga memaparkan data statistik yang dinilainya mengkhawatirkan.
Ia menyebut bahwa sekitar 46-47 persen tidak percaya adanya harapan pada sektor ekonomi maupun politik.
Baca Juga: Jenguk Siswa dan Guru Korban Insiden Mobil SPPG, Prabowo: Cepat Sembuh Ya
Menurutnya, ketidakpastian negara saat ini adalah hal yang nyata, baik secara data maupun emosional.
"Tidak ada lagi orang mimpinya itu Indonesia bisa dihibur dengan bonus demografi, demokrasi, dan semua hal yang pernah dijanjikan oleh Presiden Prabowo," katanya.
Rocky juga menyinggung kegelisahan generasi muda terkait prospek persaingan di tahun 2029.
Ia menilai, anak muda merasa arah politik 2029 sudah ditentukan oleh "Dinasti Solo" dan Presiden Prabowo dianggap enggan mengoreksi hal tersebut.
Dalam analisisnya, Rocky menyoroti sebuah kontradiksi besar dalam demokrasi Indonesia saat ini.
Ia mengakui bahwa Presiden Prabowo memiliki tingkat kepercayaan publik yang sangat tinggi, bahkan mungkin mencapai 80 persen.
Berita Terkait
-
Ultimatum Keras Prabowo: Pejabat Tak Setia ke Rakyat Silakan Berhenti, Kita Copot!
-
Jurus Prabowo Setop Wisata Bencana: Siapa Pejabat yang Disentil dan Mengapa Ini Terjadi?
-
Di Hadapan Kepala Daerah, Prabowo Ingin Kelapa Sawit Jamah Tanah Papua, Apa Alasannya?
-
Jenguk Siswa dan Guru Korban Insiden Mobil SPPG, Prabowo: Cepat Sembuh Ya
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Tetap Berjalan di Tengah Transisi Kepemimpinan
-
Pembangunan Huntara Terus Dikebut, 4.263 Unit Rampung di 3 Provinsi Terdampak Bencana
-
Prabowo Temui Sejumlah Tokoh yang Disebut Oposisi di Kertanegara, Bahas Korupsi hingga Oligarki
-
DLH DKI Pastikan RDF Plant Rorotan Beroperasi Aman, Keluhan Warga Jadi Bahan Evaluasi
-
Wamensos Agus Jabo Tekankan Adaptivitas Siswa Sekolah Rakyat Hadapi Perubahan Zaman
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
PDIP Sarankan Beberapa Langkah untuk Respons Merosotnya IHSG dan Mundurnya Pejabat BEI-OJK
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang