- Rocky Gerung mengkritik pernyataan Prabowo tentang orang pintar yang hanya bisa mengkritik, menyiratkan adanya kebodohan dalam pemerintahan.
- Rocky menyoroti data ketidakpercayaan 46-47 persen publik terhadap harapan ekonomi dan politik di tengah tingginya kepercayaan pada Presiden.
- Menurutnya kepercayaan publik yang tinggi terhadap Presiden berbanding terbalik dengan lembaga demokrasi.
Namun, ia memperingatkan bahwa angka tersebut berbanding terbalik dengan kepercayaan publik terhadap lembaga demokrasi.
"Bahaya betul seorang pemimpin dielu-elukan di dalam nilai kuantitatif yang sebegitu besar, sementara demokrasi, lembaga-lembaga, public bodies itu tidak dipercaya. Artinya, ada kultus individu," jelas Rocky.
Ia menambahkan bahwa dalam demokrasi yang sehat, seorang Presiden tetap aman meski hanya dipercaya 20 persennya asalkan sistem demokrasinya dipercaya.
"Tapi ini kebalik, Presiden dipercaya 80%, demokrasi tidak dipercaya. Kontradiksi itu yang ingin kita ucapkan bahwa ada kepura-puraan opini publik," lanjutnya.
Rocky juga menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan didasarkan pada argumen akademis dan kecintaan pada negeri.
Tujuannya hanyalah satu memanggil kembali akal sehat ke dalam republik.
"Jadi kalau kritik dari kami dimaksudkan untuk memanggil kembali akal sehat ke dalam republik ini, hanya itu yang kita inginkan," pungkasnya.
Reporter: Safelia Putri
Baca Juga: Jenguk Siswa dan Guru Korban Insiden Mobil SPPG, Prabowo: Cepat Sembuh Ya
Berita Terkait
-
Ultimatum Keras Prabowo: Pejabat Tak Setia ke Rakyat Silakan Berhenti, Kita Copot!
-
Jurus Prabowo Setop Wisata Bencana: Siapa Pejabat yang Disentil dan Mengapa Ini Terjadi?
-
Di Hadapan Kepala Daerah, Prabowo Ingin Kelapa Sawit Jamah Tanah Papua, Apa Alasannya?
-
Jenguk Siswa dan Guru Korban Insiden Mobil SPPG, Prabowo: Cepat Sembuh Ya
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo
-
Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun
-
Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons
-
Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...
-
Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah
-
Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan
-
Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG
-
Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar
-
Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M
-
Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan