- Pemprov DKI Jakarta bersiaga penuh menghadapi potensi cuaca ekstrem berdasarkan peringatan dini dari BMKG.
- Distamhut DKI telah menangani 69.932 pohon berisiko melalui pemangkasan atau penebangan hingga Desember 2025.
- Personel siaga dan tim khusus diaktifkan untuk memantau kondisi pohon tumbang selama periode cuaca ekstrem berlangsung.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah bersiaga penuh menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda dalam beberapa waktu ke depan.
Langkah mitigasi komprehensif segera diambil menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan lebat disertai angin kencang.
Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta bergerak cepat melakukan penanganan intensif terhadap puluhan ribu pohon yang dinilai membahayakan keselamatan warga.
Tercatat hingga Desember 2025, sebanyak 69.932 pohon berisiko telah ditangani melalui berbagai tindakan pengendalian, mulai dari pemangkasan ringan hingga penebangan total.
Kepala Distamhut DKI Jakarta, M. Fajar Sauri, menegaskan bahwa tindakan tegas ini diambil berdasarkan data teknis untuk mencegah jatuhnya korban jiwa maupun kerusakan material.
"Penanganan pohon berisiko kami lakukan berdasarkan hasil pemeriksaan teknis dan data lapangan, mulai dari pemangkasan hingga penebangan pada pohon yang dinilai membahayakan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya adaptasi terhadap meningkatnya intensitas cuaca ekstrem di Jakarta," terangnya dalam keterangan tertulis, Kamis (17/12/2025).
Fokus pemeriksaan di lapangan menyasar pohon-pohon dengan kriteria khusus, seperti berusia tua, posisi miring, atau memiliki batang yang keropos dan berongga.
Selain melakukan penebangan, petugas juga melakukan penopingan atau pemangkasan berat untuk menyeimbangkan tajuk pohon agar lebih kokoh menahan angin.
Pemprov DKI memastikan kesiapan personel dengan mengaktifkan tim khusus yang akan memantau kondisi lapangan selama periode rawan bencana ini berlangsung.
Baca Juga: Waspada Bencana di Selatan Jawa Hingga NTT Akibat Cuaca Ekstrem 'Siklon Senyar'
"Pada saat cuaca ekstrem berlangsung, kami juga mengaktifkan Tim Siaga Pohon Tumbang di seluruh wilayah kota administratif. Pemantauan dilakukan secara real-time dengan mengacu pada peringatan BMKG serta laporan masyarakat," lanjutnya.
Sebagai upaya tindak lanjut jangka panjang, Distamhut DKI juga telah menyiapkan skema penanaman kembali dengan memilih jenis pohon yang lebih adaptif terhadap angin kencang dan curah hujan tinggi.
Masyarakat Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di bawah pohon rindang saat kondisi angin kencang terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT