- Pemerintah menyalurkan bantuan insidental sebesar Rp2 juta kepada guru korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
- Bantuan diberikan khusus bagi guru yang dirawat rumah sakit atau anggota keluarga yang meninggal dunia.
- Kemendikdasmen masih mendata jumlah pasti guru terdampak untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
Suara.com - Pemerintah akan menyalurkan bantuan bagi guru yang menjadi korban bencana banjir dan tanah longsor di daerah, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Bantuan tersebut diberikan kepada guru yang terdampak langsung hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat Sosialisasi dan Percepatan Program Indonesia Pintar dengan Mobil Layanan Gerak di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan, Kabupaten Sleman, Kamis (18/12/2025).
"Rp2 juta itu untuk bantuan guru-guru yang kemarin yang saat dirawat di rumah sakit itu. Jadi guru yang dirawat di rumah sakit itu dapat bantuan itu," kata Mu'ti.
Selain guru yang harus menjalani perawatan, pemerintah juga menyalurkan bantuan kepada keluarga guru yang meninggal dunia akibat bencana tersebut. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk empati atas musibah yang menimpa para tenaga pendidik.
Mu'ti menegaskan bahwa bantuan yang diberikan itu tidak berkaitan dengan hak tunjangan yang selama ini diterima para guru.
Dia bilang bahwa bantuan tersebut bersifat insidental dan tidak memengaruhi skema tunjangan profesi maupun tunjangan lainnya yang selama ini diterima guru.
"Termasuk ada yang meninggal kita bantu. Jadi itu tidak ada hubungannya dengan tunjangan. Itu bantuan karena mereka terkena musibah," tandasnya.
Saat ini, Kemendikdasmen masih melakukan pendataan terhadap jumlah guru yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pendataan dilakukan untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Baca Juga: Soroti Bencana Sumatra, Rano Karno: Jakarta Kirim Bantuan Lewat Kapal TNI AL
"Data masih terus dinamis," katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto turut memastikan bahwa pemerintah akan selalu hadir untuk masyarakat termasuk guru-guru yang terdampak dan korban bencana Sumatera.
"Pasti diperhatikan oleh pemerintah. Pasti diperhatikan, tidak mungkin dibiarkan," ujar Titiek.
Berita Terkait
-
Soroti Bencana Sumatra, Rano Karno: Jakarta Kirim Bantuan Lewat Kapal TNI AL
-
Viral Karakter Kartun Editan AI 'Buka Suara': Kritik Kebijakan saat Banjir Sumatra
-
Viral Video Main Golf di Tengah Bencana Sumatra, Kepala BGN Dadan Hindayana Buka Suara
-
Kemenkes Waspadai Leptospirosis Pascabanjir, Gejalanya Mirip Demam Biasa tapi Bisa Mematikan
-
Banjir Sumatra Picu Risiko Penyakit Menular, Kemenkes Dorong Imunisasi Darurat
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Menkeu Purbaya: Program MBG Dihentikan Selama Libur Lebaran, Lumayan Hemat Triliunan Rupiah
-
Ubedilah Badrun Ungkap 3 Dugaan Aktor Intelektual di Balik Serangan Andrie Yunus
-
Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi
-
Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat
-
Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau
-
Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan
-
Sekretariat Wapres Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas
-
Hasto Ungkap Isi Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati di Istana
-
Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel
-
Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama