- Mendagri Tito Karnavian menargetkan percepatan pembangunan 500 unit hunian tetap di Aceh Tamiang bersama Yayasan Buddha Tzu Chi.
- Pemerintah meminta perusahaan menyerahkan sebagian lahan Hak Guna Usaha untuk lokasi huntap korban bencana di Aceh Tamiang.
- Pembangunan 500 unit huntap di Aceh Tamiang dijadwalkan dimulai pada 29 atau 30 Desember 2025 secara simultan.
Sebagai informasi, pembangunan huntap di Aceh Tamiang merupakan bagian dari program nasional pembangunan hunian tetap yang dilakukan secara simultan di sejumlah daerah terdampak bencana, antara lain Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Kota Sibolga.
Mendagri merinci, bersama Menteri PKP, pemerintah telah melakukan peletakan batu pertama untuk 298 unit huntap di Tapanuli Selatan, 200 unit di Sibolga, 103 unit di Tapanuli Utara, serta 118 unit di Tapanuli Tengah. Sementara untuk Aceh, total pembangunan mencapai 1.000 unit huntap, terdiri dari 500 unit di Aceh Tamiang dan 500 unit di Aceh Utara.
“Untuk Aceh totalnya sudah 1.000 unit. Daerah lain belum mencapai angka tersebut karena kesiapan lahan. Sepanjang lahannya siap, pemerintah akan bergerak,” ujar Mendagri.
Selain pembangunan huntap, Mendagri juga meminta seluruh pemerintah daerah mempercepat pendataan rumah rusak ringan dan rusak sedang, agar masyarakat terdampak segera menerima bantuan perbaikan rumah dan tidak berlama-lama tinggal di pengungsian.
Tag
Berita Terkait
-
Mendagri Serukan Percepatan Pembersihan Sisa Banjir dan Pembangunan Hunian Tetap di Aceh Tamiang
-
Jalankan Instruksi Prabowo, Mendagri Tito Mulai Bangun Huntap Korban Bencana Sumatra
-
Distribusi BBM di Sebagian Wilayah Aceh Masih Sulit, Pertamina: Kami Terus Untuk Recovery
-
COO Danantara Donny Oskaria Tinjau Lahan Relokasi Warga Korban Bencana di Aceh Tamiang
-
Relawan BNI Bergabung dalam Aksi BUMN Peduli, Dukung Pemulihan Warga Terdampak Bencana di Aceh
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan