- JNT mencatat kenaikan volume lalu lintas 5,29 persen di lima ruas tol Regional Nusantara periode 18-22 Desember 2025.
- Ruas Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo mengalami peningkatan lalu lintas 37,3 persen dibandingkan kondisi normal.
- Jasa Marga memberikan diskon tarif tol 20 persen di tiga ruas strategis selama periode libur Nataru.
Suara.com - Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat adanya peningkatan volume lalu lintas (lalin) di lima ruas tol Regional Nusantara.
Tren peningkatan itu tercatat sejak H-7 hingga H-3 Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, yakni pada 18–22 Desember 2025.
Secara keseluruhan, Regional Nusantara mencatat total volume lalin sebanyak 992.940 kendaraan atau meningkat 5,29 persen dibandingkan total volume lalin normal sebanyak 943.082 kendaraan.
Ruas Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan menjadi salah satu ruas yang mengalami peningkatan.
Peningkatan juga terjadi di ruas tol lainnya, yakni Ruas Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera), Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT), Ruas Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam), dan Ruas Tol Manado–Bitung (Mabit).
Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani, mengungkapkan bahwa Ruas Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan tercatat memiliki total volume lalin sebanyak 98.078 kendaraan.
"Jumlah peningkatan itu setara 37,3 persen dibandingkan total volume lalin normal sebanyak 71.456 kendaraan," kata Tyas dalam keterangannya, Selasa (23/12/2025).
Berdasarkan data operasi, tercatat 55.917 kendaraan menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan. Jumlah tersebut meningkat 53,41 persen dibandingkan total volume lalin normal sebanyak 36.450 kendaraan.
Sementara itu, sebanyak 51.823 kendaraan tercatat meninggalkan Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 35,52 persen dibandingkan total volume lalin normal sebanyak 38.241 kendaraan.
Baca Juga: Kuota Mudik Gratis Nataru 2026 Berpeluang Ditambah, Cek Link Resmi dan Tujuan
Ada Diskon Tarif Tol
Jasa Marga bersama kelompok usahanya memberikan stimulus diskon tarif tol sebesar 20 persen untuk tiga ruas strategis yang berada di Regional Nusantara pada periode Nataru kali ini.
Stimulus diskon tersebut mencakup ruas strategis di Trans Sumatra dan Sulawesi, yaitu Jalan Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera), Jalan Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT) di Sumatra Utara, serta Jalan Tol Manado–Bitung di Sulawesi Utara.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan bahwa stimulus diskon tarif tol 20 persen di Trans Sumatra akan diterapkan selama tiga hari, yakni pada 22, 23, dan 31 Desember 2025.
Sementara itu, khusus untuk Jalan Tol Manado–Bitung, diskon diberlakukan selama 20 hari, mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
"Diskon tarif tol ini akan berlaku bagi semua golongan kendaraan untuk dua arah bagi pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan menerus dengan menggunakan kartu tol elektronik," kata Rivan.
Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan selama periode libur panjang Nataru 2025/2026 dengan baik.
Berita Terkait
-
Kuota Mudik Gratis Nataru 2026 Berpeluang Ditambah, Cek Link Resmi dan Tujuan
-
Hadapi Libur Nataru, BRI Optimistis Hadirkan Layanan Perbankan Aman
-
Kapolri Minta Pengemudi Bus Tak Paksakan Diri Saat Mudik Nataru
-
Anti-Macet Horor! Ini 7 Taktik Jitu Biar Liburan Nataru 2025 Kamu Gak Habis di Jalan
-
PD IPARI Karanganyar Gelar Aksi Bersih-Bersih Rumah Ibadah Lintas Agama Berbasis Ekoteologi
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat