- Polres Metro Depok menyelidiki email ancaman teror bom dan penculikan yang menyasar sepuluh sekolah di Depok.
- Identitas pengirim, Kamila Hamdi, masih didalami untuk memastikan keaslian akun atau kemungkinan peretasan.
- Penyisiran telah dilakukan di sekolah sasaran, hasilnya ancaman bom tidak terbukti, namun kewaspadaan ditingkatkan.
Terkait alamat rumah yang dicantumkan secara gamblang dalam email tersebut, AKP Made Budi mengonfirmasi bahwa lokasi itu memang benar adanya. Namun, keterlibatan penghuni rumah tersebut masih menjadi tanda tanya besar.
"Rumah yang disebut itu memang ada di situ alamatnya, tapi itu rumah si Kamila atau bukan belum tahu dan belum bisa dipastikan si Kamila tinggal di situ atau tidak karena masih dalam penyelidikan," tegasnya.
Penyisiran di 10 Sekolah: Ancaman Tidak Terbukti
Setelah laporan masuk, tim kepolisian langsung melakukan penyisiran ke lokasi-lokasi yang disebutkan untuk memastikan keamanan para siswa dan guru.
"Iya betul, saat ini sudah dilakukan penyisiran," kata AKP Made Budi pada Selasa (23/12).
Hasilnya, polisi memastikan bahwa ancaman bom tersebut tidak terbukti atau nihil. Meski demikian, pengamanan dan kewaspadaan di sekolah-sekolah terkait tetap ditingkatkan.
Adapun 10 sekolah yang menjadi sasaran ancaman email horor tersebut adalah:
- SMA Arrahman
- SMA Mawaddah
- SMA N 4 Depok
- SMA PGRI Depok
- SMA Bintara Depok
- SMA Budi Bhakti
- SMA Cakra Buana Depok
- SMA Muhammadiyah 7 Sawangan
- SMAIT Nururrahman
- SMAN 6 Depok.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang sementara proses pengejaran terhadap pelaku pengirim email terus dilakukan.
Baca Juga: Warga Depok Wajib Tahu! Disdukcapil Tutup Layanan Tatap Muka 10 Oktober, Ini Alternatifnya
Berita Terkait
-
Geger Teror Bom, Ini Daftar 10 SMA di Depok yang Disisir Tim Gegana
-
Rudianto Lallo Soroti Teror Bom di Sekolah Internasional, Mendesak Respons Cepat Kepolisian
-
Warga Depok Wajib Tahu! Disdukcapil Tutup Layanan Tatap Muka 10 Oktober, Ini Alternatifnya
-
Minta Uang Tebusan 30 Ribu USD, Akun Kripto Peneror Bom NJIS Kelapa Gading Terlacak!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk