- Koordinator MAKI mendatangi KPK untuk menindaklanjuti laporan dugaan korupsi proyek jalan PUPR Sumatera Utara.
- MAKI kecewa karena KPK belum memeriksa Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution terkait kasus tersebut.
- Dewas KPK telah memanggil penyidik dan JPU untuk mengklarifikasi alasan tidak dilibatkannya Bobby Nasution.
Suara.com - Koordinator Masyarakat Antikorupsi (MAKI) Boyamin Saiman mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti laporannya perihal penanganan perkara dugaan korupsi pada proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara dan Satuan Kerja Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Sumatera Utara.
Pasalnya, KPK melakukan penyidikan hingga penuntutan perkara tersebut tanpa memeriksa Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
“Nah, yang ini sudah dua bulan tidak diklarifikasi. Saya jengkel terus terang saja, datang ke Dewan Pengawas, saya maunya apa sih? Apakah laporan saya ini ditindaklanjuti atau tidak?” kata Boyamin di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).
“Nah, ternyata tadi saya ditemui namanya Amir itu, pimpinan tiga orang tapi tidak bersedia menerima saya, katanya akhirnya nanti akan dipanggil bersama saksi saya. Pada nanti tahun baru,” tambah dia.
Boyamin mengaku kecewa dengan tindak lanjut laporannya ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK yang dia anggap lambat. Dia menyebut Dewas KPK memang sudah memanggil penyidik yang menangani perkara ini, namun dia merasa tidak mendapatkan informasi yang lengkap soal pemeriksaan tersebut.
“Saya jengkel terus terang saja, kok begitu lambannya, saya takutnya tadi diabaikan, tapi setelah ketemu ya sudah, nanti akan dipanggil,” ujar Boyamin.
Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) sebelumnya memanggil jaksa penuntut umum (JPU) dan penyidik KPK yang menangani kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara dan Satuan Kerja Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Sumatera Utara.
Pemanggilan tersebut dilakukan Dewas KPK lantaran JPU dan penyidik KPK tidak memanggil Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam penanganan perkara tersebut. Padahal, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan telah memerintahkan KPK untuk memeriksa Bobby.
Meski begitu, dia tidak mengungkapkan materi pemeriksaan yang ditanyakan Dewas KPK kepada JPU dan penyidik KPK mengenai persoalan tersebut.
Baca Juga: Gubernur Bobby Nasution Jamin Stok Pangan Aman Jelang Nataru
“Kami akan memproses sesuai dengan adanya laporan di Dewas,” ujar Ketua Dewas KPK Gusrizal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini