- Presiden Prabowo menyampaikan ucapan Natal 2025 seraya mengingatkan bangsa tentang bencana di Sumatra.
- Beliau mengajak masyarakat menjadikan esensi Natal sebagai kekuatan membantu korban di tiga provinsi tersebut.
- Bencana alam di Sumatra menelan 1.129 korban jiwa serta menyebabkan ratusan ribu warga mengungsi.
Suara.com - Di tengah khidmat perayaan Natal, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Tanah Air.
Namun, ucapan damai tersebut disampaikan Presiden Prabowo dengan diiringi duka mendalam, seraya mengingatkan seluruh bangsa bahwa Indonesia tengah diuji oleh bencana dahsyat di tiga provinsi Sumatra.
Presiden Prabowo mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan esensi Natal—kasih, harapan, dan kepedulian—sebagai kekuatan untuk membantu sesama, terutama para korban banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang kini tengah berjuang di tengah puing-puing kehilangan.
"Saudara-saudari sebangsa dan setanah air, Natal adalah momentum kasih, harapan, dan kepedulian terhadap sesama. Pada saat yang bersamaan, bangsa kita juga tengah diuji oleh bencana alam yang membawa duka dan tantangan bagi saudara-saudari kita di Sumatra," kata Presiden Prabowo dalam ucapannya di Jakarta, Rabu (24/12) malam.
Menghadapi tragedi nasional ini, Presiden secara khusus menyerukan agar momen Natal menjadi pemantik untuk memperkuat kembali akar persatuan bangsa, solidaritas dan gotong royong. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menolong dan bangkit bersama dari keterpurukan.
"Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas, saling menolong, serta mengerahkan kemampuan terbaik kita sebagai bangsa yang tangguh karena persatuan. Marilah kita jadikan masa ini sebagai sumber pengharapan dan langkah untuk bangkit bersama," ujar Presiden.
Seruan Presiden ini bukan tanpa alasan. Data terakhir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (24/12) melukiskan skala kehancuran yang masif. Bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra telah merenggut 1.129 korban jiwa.
Di saat yang sama, tim SAR gabungan masih terus berpacu dengan waktu untuk mencari 174 orang yang dinyatakan hilang. BNPB juga melaporkan bahwa sebanyak 496.293 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan kini tinggal di posko-posko pengungsian.
Di tengah angka-angka yang memilukan tersebut, Presiden Prabowo menutup ucapannya dengan untaian doa dan harapan bagi seluruh rakyat Indonesia, agar damai Natal mampu menjadi sumber kekuatan untuk melalui masa-masa sulit ini.
Baca Juga: Tak Terendus Kamera dan Influencer, Prabowo Bongkar Perlawanan 'Gila' Preman di Hutan
"Semoga damai Natal menyertai kita semua, dan semoga tahun yang baru membawa kesehatan, kekuatan, serta semangat kebersamaan bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Presiden Prabowo.
"Selamat Natal dan Tahun Baru 2026. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melindungi dan menyertai perjuangan kita," ungkap Presiden menutup ucapannya.
Berita Terkait
-
Bernadya Curhat Perayaan Natal Tahun Ini Terasa Beda, Ada Kenangan Sedih Sekaligus Misi Mulia
-
Kisah Toleransi di Keluarga Melanie Subono, Atur Jadwal Misa Demi Adrie Subono Salat Ashar
-
Gereja Ortodoks Yogyakarta: Tradisi Iman dan Perayaan Natal
-
Gagal Bawa Timnas ke Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert Dapat Hadiah Spesial di Natal 2025
-
Di Momen Natal, Gisella Anastasia Bicara Refleksi 2025 dan Harapan 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat