- Jaksa Agung merotasi 68 pejabat Kejaksaan Agung, termasuk Kajari yang diduga terlibat kasus suap dan korupsi.
- Mutasi ini bertujuan mengisi kekosongan jabatan serta menjadi langkah penyegaran organisasi internal Kejaksaan.
- Beberapa Kajari yang dirotasi terkait evaluasi kinerja dan kasus OTT KPK, seperti Kajari HSU.
Suara.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan rotasi terhadap 68 pejabat di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia (Adhyaksa).
Rotasi tersebut juga menyasar sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang sebelumnya diduga terlibat dalam kasus dugaan suap dan korupsi. Adapun Kajari yang terkena rotasi antara lain Kajari Hulu Sungai Utara (HSU), Kajari Bangka Tengah, serta Kajari Kabupaten Bekasi.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa mutasi dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
“Dalam rangka mutasi dan penyegaran organisasi serta mengisi kekosongan jabatan-jabatan dalam rangka pelayanan dan penegakan hukum yang memerlukan kecepatan,” ujar Anang di Jakarta, Jumat (26/12/2025).
Selain itu, Anang menegaskan bahwa mutasi terhadap para jaksa juga merupakan bagian dari evaluasi kinerja internal.
“Termasuk bagian dari evaluasi kinerja apakah bekerja maksimal atau tidaknya,” ucapnya.
Diketahui, sebelumnya sejumlah jaksa terseret operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Salah satunya adalah Kajari HSU nonaktif, Albertinus Parlinggoman Napitupulu, yang sebelumnya terjaring OTT KPK. Albertinus yang menjabat sebagai Kajari HSU sejak Agustus 2025 diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah perangkat daerah.
Dari hasil pemerasan tersebut, Albertinus diduga menerima aliran dana sebesar Rp804 juta dalam kurun waktu November hingga Desember 2025.
Baca Juga: Bukan Alam, Jaksa Agung Sebut Bencana Sumatra Akibat Alih Fungsi Hutan
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno