- Menko PMK Muhaimin Iskandar menyatakan pemerintah akan memperkuat sektor UMKM melalui penambahan anggaran khusus sebesar satu triliun rupiah.
- Pemerintah mengalokasikan anggaran perlindungan sosial sebesar 508,2 triliun rupiah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional agar bantuan tepat sasaran.
- Pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem nol persen pada tahun 2026 dan penurunan tingkat kemiskinan nasional hingga lima persen pada 2029.
Suara.com - Pemerintah resmi memperkuat komitmen pemberdayaan masyarakat melalui penguatan UMKM, perlindungan sosial, serta percepatan pengentasan kemiskinan.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Selasa (12/5/2026).
Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menegaskan Presiden Prabowo memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajaran kementerian agar memastikan UMKM mendapat fasilitas terbaik demi mendukung pertumbuhan usaha.
"Bapak Presiden akan terus memberikan perhatian serius kepada UMKM dan ekonomi kreatif kita. Semua program-program yang sudah dicanangkan dan dijalankan oleh Kemenko beserta kementerian-kementerian itu akan terus dilanjutkan. Terutama untuk UMKM, akan mendorong dan terus meminta, memerintahkan kepada jajaran kementerian dan lembaga agar terus memfasilitasi UMKM kita untuk tumbuh dan mendapatkan fasilitas,” ujar Cak Imin.
Sebagai langkah konkret, ia mengungkapkan rencana penambahan anggaran khusus untuk mendukung ekosistem ekonomi kreatif dan UMKM. Dana tersebut akan dialokasikan untuk festival produk hingga pemanfaatan aset negara yang belum optimal sebagai ruang pamer produk UMKM.
"Tahun ini akan ditambahi anggaran khusus untuk seluruh kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif. Saya mengajukan tidak kurang dari 1 triliun dan insyaAllah akan terus ditambah untuk kegiatan-kegiatan yang mendorong tumbuh kembangnya UMKM kita. Selain terus menggerakkan kredit yang dipermudah dan terutama kredit usaha kecil dan menengah, Kredit Usaha Rakyat (KUR),” imbuhnya.
Di sektor perlindungan sosial, Cak Imin menyebut anggaran APBN yang dialokasikan telah mencapai Rp508,2 triliun. Anggaran tersebut mencakup bantuan sosial tunai, Program Keluarga Harapan (PKH), hingga bantuan iuran jaminan kesehatan nasional.
"Hari ini APBN kita sudah sampai angka 508,2 triliun yang baik itu bersifat bantuan sosial tunai maupun berupa PKH maupun yang bersifat bantuan iuran untuk jaminan kesehatan nasional kita. Dalam konteks ini, subsidi energi diarahkan supaya lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Untuk memastikan penyaluran bantuan lebih akurat, Presiden Prabowo juga memerintahkan penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama distribusi bantuan sosial.
Baca Juga: Bikin Syok! Anggaran Bingkai Foto Prabowo dan Gibran Untuk Sekolah Rakyat Tembus Rp4,14 Miliar
"Sehingga berdasarkan perintah Presiden hari ini, seluruh kementerian dan lembaga supaya konsisten berpijak pada data tunggal sosial ekonomi dalam menyalurkan seluruh program-program pemerintah,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah telah memetakan 88 kabupaten/kota sebagai wilayah prioritas pengentasan kemiskinan. Pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem mencapai nol persen pada 2026 dan tingkat kemiskinan nasional turun menjadi 5 persen pada 2029.
"Kita optimis dan yakin kemiskinan ekstrim 2026 ini 0 persen, kemiskinan 5 persen di 2029,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bikin Syok! Anggaran Bingkai Foto Prabowo dan Gibran Untuk Sekolah Rakyat Tembus Rp4,14 Miliar
-
Cak Imin: Penerima Bansos yang Main Judi Online Langsung Dicoret
-
Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin
-
Jawab Tantangan Pasar Digital, Shopee Kucurkan Lebih Dari Rp100 Miliar Untuk Perkuat UMKM Lokal
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo