- Menko PMK Pratikno menyatakan sebagian besar wilayah terdampak bencana di Sumatra telah masuk fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.
- Pemerintah terus memulihkan fasilitas vital seperti listrik, komunikasi dengan penambahan genset, dan Starlink di lokasi yang belum pulih.
- Pelayanan kesehatan membaik dengan semua RSUD beroperasi, sementara pembelajaran sekolah rencananya dimulai kembali pada 5 Januari 2025.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menyampaikan saat ini lebih dari separuh kabupaten dan kota yang terdampak bencana di Sumatra telah beralih dari fase tanggap darurat ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.
Hal itu disampaikan Pratikno dalam konferensi pers bersama di posko di Lanud Halim Perdanakusuna, Jakarta Timur.
Pratikno mengatakan ada tujuh kabupaten dan kota di Aceh yang sudah masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.
"Sedangkan, 11 kabupaten/kota di Aceh masih memperpanjang masa tanggap darurat," kata Pratikno.
Sementara di Sumatera Utara, delapan kabupaten/kota sudah masuk ke tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi. Sedangkan yang masih fase tanggap darurat ada delapan kabupaten/kota.
"Sedangkan di Sumatera Barat, terdapat 10 kabupaten/kota yang masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi dan masih ada tiga kabupaten-kota yang berada dalam fase tanggap darurat," ujar Pratikno.
Pratikno mengatakan perpanjangan status tanggap darurat tersebu bertujuan agar daerah terkait benar-benar siap masuk ke fase rehabilitasi dan rekonstruksi.
Pratikno sekaligus menjawab isu menhenai jaringan listrik, air, dan komunikasi.
"Terkait listrik, pengiriman genset, mobil penjenih air, truk tangki, sumur siap pakai, toilet darurat, dan berbagai alat lainnya terus dan berlanjut terus ditambahkan di perluas pengoperasiannya," kata Pratikno.
Baca Juga: PNM Kembali Turun Langsung ke Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan & Perkuat Proses Bangkit Pasca Bencana
Sementara mengenai jaringan telekomunikasi, Pratikno mengatakan jaringan telah kembali normal di 14 kabupaten/kota.
"Untuk daerah yang belum pulih, ditambahkan Starlink, kami saat ini menambah 280 unit, dan bersamaan dengan itu percepatan pemulihan jaringan komunikasi terus dilakukan," kata Pratikno.
Perihal pelayanan kesehatan di daerah terdampak bencana, Pratikno memastikan pemerintah terus melakukan pengiriman, semisal fasilitasi relawan para dokter, spesialis, dokter umum, dan juga calon dokter internship untuk menjadi relawan kesehatan di daerah rerisolir dengan fokus pada layanan kesehatan dasar, bedah minor, dan trauma healing.
"Yang Alhamdulillah perlu kita syukuri saat ini seluruh RSUD telah beroperasi, masih ada sebagian yang belum beroperasi penuh. Sedangkan puskesmas dari 867 puskesmas yang terdampak, saat ini tinggal 8 yang masih dalam tahap recovery, dan terus dilakukan percepatan pemulihan," kata Pratikno.
Sementara mengenai pemulihan pendidikan, Pratikno mengatakan pembelajaran baru di sekolah akan dimulai pada 5 Januari 2025.
"Memang terdapat 3.700 sekolah terdampak, dan sekitar 3.100 itu sekolah terdampak kerusakan berat," ujarnya.
"Pemerintah sudah mempersiapkan agar proses kegiatan belajar bisa berlangsung pada tanggal 5 Januari. Ada 587 sekolah yang masih dalam proses pembersihan, ini dipercepat, target kita adalah pada tanggal 4 Januari sudah selesai. Namun, memang masih akan ada proses belajar mengajar yang dilakukan di tenda, yaitu sebanyak 54 sekolah" sambungnya.
Terkait hunian sementara (huntara) dan hunian tetap, Pratikno mengatakan per 28 Desember, huntara di tiga provinsi sudah mulai dibangun.
"Dan sebagian sudah selesai, yaitu total proses pembangunan dan sebagian sudah selesai itu totalnya 1.050 unit hunian yang dibangun BNPB bersama daerah itu adalah 450, sedangkan yang dibangun Danantara bersara beserta jajaran BUMN itu 600 unit huntara," kata Pratikno.
Pratikno menyampaikan sekaligus mengenai aktivitas ekonomi di tiga provinsi terdampak.
"Di Aceh itu ada 112 pasar tradisional yang terdampak. Ini saat ini 18 sudah sepenuhnya beroperasi. Di Sumut ada 47 pasar terdampak, kini 46 pasar sudah beroperasi, masih satu yang dalam proses percepatan. Di Sumbar ada tiga pasar terdampak, kini dua pasar sudah mulai beroperasi, ada satu dalam proses percepatan pemulihan," kata Pratikno.
"Pemerintah akan terus mempercepat kembali aktifnya pasar-pasar tradisional ini melalui penataan infrastruktur, pembersihan, dan juga dukungan keterlibatan dari KL-KL yang terkait," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi